Kasus Tim Porprov JemberKomite Banding PSSI Jatim Gelar Rapat Lanjutan 27 Maret Mendatang

20 Mar 2019 09:53 Dunia

Pengajuan banding yang dikirimkan tim pra Porprov Jember terkait penggunaan pemain tidak sah pada Kamis (7/3/2019) lalu mendapat respons dari Komite Banding Asprov PSSI Jatim. Bertempat di Kantor Sekretariat Asprov PSSI Jatim di Kompleks Ruko Ketampon 90 Surabaya, Komite Banding menggelar sidang pada Selasa (19/3/2019).

Sidang yang agendanya membahas kasus tim pra Porprov Jember dihadiri Ketua Komite Banding Dr. Suhar Adi Koestanto, Wakil Ketua Komite Banding Mugito, S.pd . M.si, dan tiga anggota yang terdiri dari Dr. Nuriyanto, S.H. MH, M. Yusron Marzuki, S.H. MM, Mustofa Abidin S.H. dan technical delegate H. Cahyanto.

Dalam sidang yang berlangsung sekitar empat jam itu belum ada keputusan yang bisa diambil. Rencananya, Komite Banding akan menggelar rapat lanjutan pada 27 Maret 2019 mendatang. “Kami membutuhkan kajian lebih mendalam terkait kasus ini. Agar keputusan yang diambil tepat, kami akan menggelar rapat lanjutan,” ujar Mugito, wakil Ketua Komite Banding.

Seperti diketahui, sanksi pengurangan tiga poin diberikan Panitia Disiplin (Pandis) Asprov PSSI Jatim kepada tim Porprov Jember atas kelalaian mereka dalam mencantumkan nomor punggung pemainnya. Itu terjadi dalam pertandingan terakhir fase Grup B pra porprov lawan Kediri (4/2/2019). Putusan sanksi tersebut dikirim oleh Panitia Disiplin (Pandis) Asprov PSSI Jatim pada tanggal 6 Maret lalu.

Jember dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran menggunakan pemain tidak sah, atas nama Rizki Iswantur R nomor punggung 16.

Melalui manajernya, Adi Purnomo, tim Porprov Jember dalam surat bandingnya merasa keberatan dengan hukuman pengurangan tiga poin yang diterima timnya. Sebab dengan pengurangan tiga poin plus dinyatakan kalah 0-3 di pertandingan terakhir, tim Porprov Jember dipastikan tidak lolos ke babak utama Porprov pada Juli mendatang.

Dengan pengajuan banding tersebut, mereka berharap mendapatkan keringanan hukuman, setidaknya hanya tiga poin, sehingga mereka tetap lolos meski hanya dengan status runner-up Grup B.

Penampilan Jember sendiri sebenarnya cukup apik dalam pra Porprov kali ini. Tergabung di Grup B bersama tuan rumah Pamekasan, Kediri dan Probolinggo. Mereka berhasil menyapu bersih tiga laga dengan poin sempurna, 9 poin. Berkat hasil itu pula, Jember menjadi juara grup dan berhak lolos otomatis ke Porprov pada Juli mendatang.

 

Sayang, dalam laga terakhir, kelalaian ofisialnya yang salah dalam mencantumkan nomor punggung di jersey pemain berbuntut pengurangan tiga poin, plus dinyatakan kalah 0-3 di pertandingan terakhir. Sehingga tim Jember hanya meraih tiga poin.

Penulis : Rizal A


Bagikan artikel ini