Calon dari koalisi Machfud Arifin (Kiri) dan calon PDI-P yang belum jelas siapa. (Ngopibareng)
Calon dari koalisi Machfud Arifin (Kiri) dan calon PDI-P yang belum jelas siapa. (Ngopibareng)

Koalisi Pengusung Machfud Arifin Siap, Bagaimana PDI-P Surabaya?

Ngopibareng.id Politik 08 June 2020 12:29 WIB

Setelah terkesan berhenti bergerak akibat pandemi COVID-19, kini partai-partai di Surabaya kembali aktif menyongsung Pilkada serentak yang direncakan berlangsung Desember 2020. 

Beberapa partai kembali melakukan konsolidasi. Sekretaris DPC Partai Gerindra Surabaya A Hermas Thoni mengatakan,  Partai Gerindra sudah menetapkan mengusung Machfud Arifin (MA) sebagai bakal calon wali (Bacawali) Kota Surabaya. Kini Gerindra bersama koalisi sepakat untuk membangun jaringan dalam rangka kemenangan pilkada.

"Strategi kita sudah membentuk pemenangan dan membuat posko-posko di tingkat kecamatan, kelurahan diterapkan ke tingkat RW," kata Thony.

Koalisi Gerindra untuk mengusung Machfud Arifin antara lain Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKB menyatakan siap bergerak ke bawah untuk memenangkan calon Walikota Surabaya yang mereka usung.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni mengatakan strategi mendekati pemilih harus diubah dalam rangka menghadapi pilkada di tengah pandemi COVID-19.

"Itu yang kita rapatkan dan konsolidasikan dengan segenap pimpinan kecamatan dan kelurahan Partai Golkar tentang strategi baru upaya memenangkan Machfud Arifin di Pilkada Surabaya 2020," katanya.

Demikian juga Partai Demokrat. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Partai Demokrat Surabaya Herlina Harsono Njoto mengatakan untuk pemenangan pilkada di tengah pandemi COVID-19, Demokrat telah menyiapkan mekanisme baru.

"Yang jelas kita pertama merapatkan mesin partai, selanjutnya diminta seluruh Partai Demokrat menyapa warganya. Paling tidak warga dapat merasakan Demokrat itu masih hadir ditengah pandemi COVID-19," katanya.

Ketua Bappilu DPC PKB Surabaya Badru Tamam mengatakan PKB sudah membentuk koordinator kelurahan (korkel) sampai ke tingkat RW untuk pemenangan pilkada. Hanya saja, lanjutnya, pihaknya tidak bisa mengundang orang banyak, justru mendatangi secara individu tidak bisa kelompok-kelompok untuk pemenangan pilkada.

Yang menjadi pertanyaan kini tinggal calon yang akan diusung PDI Perjuangan. Nama yang diusung masih belum ditetapkan DPP PDI Perjuangan, membuat elit partai di Surabaya gelisah, apalagi beberapa nama yang telah mempersiapkan diri untuk maju.

Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Anas Karno enggan memberikan komentar persiapan jelang pilkada Surabaya. "Soal pilkada belum ada bocoran informasi. Jadi belum waktunya saya menjawab. Hanya saja saat ini Partai PDIP Surabaya tetap melakukan koordinasi di internal," kata Anas Karno.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya Soeprayitno sebelumnya menyatakan pihaknya siap melanjutkan empat tahapan pelaksanaan Pilkada Surabaya 2020 yang sempat tertunda akibat pandemi virus corona jenis baru atau COVID-19.

Adapun empat tahapan yang dimaksud meliputi pelantikan panitia pemungutan suara (PPS), verifikasi faktual syarat dukungan bakal calon perseorangan, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) serta pencocokan dan penelitian data pemilih.(ant)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Nov 2020 23:45 WIB

Khofifah Minta Kepala Daerah Percepat Realisasi Anggaran

Pemerintahan

Harap percepatan anggaran untuk tangani dampak Covid-19

30 Nov 2020 23:30 WIB

Pukuli Warga, 4 Polisi Prancis Diseret ke Pengadilan

Internasional

Mereka memukul warga kulit hitam pada 21 November lalu.

30 Nov 2020 23:10 WIB

Bagikan Beras saat Pilkada, Warga Jabar Dipenjara Tiga Tahun

Pilkada

Pelanggaran pilkada di Ciganjur.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...