Jubir Satgas Covid-19 Pemkot Malang, Husnul Mu'arif. (Foto: Lalu Theo/Ngopibareng.id)

Kluster Keluarga Tambah Pasien Covid-19 di Kota Malang

Jawa Timur 28 May 2020 19:43 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengkonfirmasi tambahan 7 pasien Covid-19. Data tersebut berasal dari kluster keluarga sebanyak 4 orang, karyawan rumah sakit sebanyak 1 orang, dan warga lainnya sebanyak 2 orang.

"Untuk kluster keluarga dari Kecamatan Blimbing, yang lainya dari Kecamatan Sukun dan Kecamatan Lowokwaru," terang Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu'arif, pada Kamis 28 Mei 2020.

Husnul menjelaskan bahwa satu keluarga tersebut terjangkit Covid-19 dari salah satu anggota keluarga yang yang lebih dulu terkonfirmasi positif Covid-19.

"Karena kontak erat. Ada satu konfirm positif. Kemudian kami tracing kontaknya siapa saja kemudian kami temukan 6 orang. Dari 6 itu kami swab, hasilnya yang 4 dinyatakan positif Covid-19," katanya.

Sebelum hasil swab dari salah satu anggota keluarga konfirm positif tersebut keluar, lanjut Husnul, pasien rupanya sudah lebih dulu kontak erat dengan anggota keluarga lain yang juga terpapar corona

"Kontak erat itu kan satu rumah. Jadi sebelum hasil swab keluar dia sudah kontak erat dengan keluarganya dan hasilnya keluar positif," ujarnya.

Saat ini Husnul menjelaskan bahwa ketujuh pasien tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, karena masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Dengan adanya penambahan 7 pasien tersebut total jumlah pasien Covid-19 di Kota Malang sebanyak 41 orang. Dengan rincian 13 orang dinyatakan sembuh dan 27 orang masih dalam perawatan dan meninggal satu orang.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Jul 2020 06:46 WIB

Pancasila dan Penjual Sate Madura, Terasa Cerdiknya

Humor Sufi

Humor selalu mencairkan suasana tegang

06 Jul 2020 06:19 WIB

Ledakan di Menteng, Polisi Lakukan Pemeriksaan Mendalam

Nasional

Lebih dari petasan, tak memunculkan api

06 Jul 2020 06:09 WIB

Ledakan di Menteng, Pakar: Tak Terkait Aksi Terorisme

Nasional

Beda yang biasa dilakukan kelompok teroris JAD maupun JI

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...