Kondisi di korban kebakaran yang tinggal sementara di aula  Kampung Ilmu. (Foto: Alief/ngopibareng.id)
Kondisi di korban kebakaran yang tinggal sementara di aula Kampung Ilmu. (Foto: Alief/ngopibareng.id)

Kartu Keluarga dan KTP yang Terbakar Sudah Dicetak

Ngopibareng.id Surabaya 13 July 2019 14:09 WIB

Seluruh surat berharga seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP milik warga yang habis dilalap si jago merah telah dicetak oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya.

Hal itu diungkapkan oleh Kasiro, Sekretaris RW 2, Kecamatan Bubutan. Ia mengatakan bahwa hari Kamis 11 Juli 2019 malam hari, semua KK, KTP, dan akte lahir milik warga yang hangus terbakar telah dicetak kembali oleh Dispendukcapil.

"Iya tadi malam mas sudah semua. Sudah jadi juga tinggal diserahkan. Untuk penyerahan nanti waktu warga sudah bisa kembali ke rumahnya,"ujar Kasiro.

Ia mengatakan, semua KK, KTP, dan akta lahir baru milik warga telah disimpan di kantor Kelurahan Gundih. Kebijakan itu diambil agar surat-surat itu tak hilang apabila diserahkan langsung ke warga.

"Kan disini masih riweh ya Mas. Jadi diserahkan nanti saja daripada kesingsal dan hilang. Malah repot,"lanjutnya

Senada dengan Kasiro, warga bernama Fajri yang sudah menjadi korban kebakaran membenarkan perkataan Kasiro.

Ia memastikan semua surat-suratnya yang hilang seperti KK dan KTP telah diverifikasi dan dicetak ulang oleh Dispendukcapil.

"Ia Mas kemarin sudah dikasih tau dan dilihatkan sama Bu Lurah, ternyata sudah jadi. Ini tinggal BPKP dan ijazah. Kita nunggu Dinas Pendidikan kesini,"ungkap pria yang rumahnya habis terbakar.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 21 rumah di kawasan Margorukun Kecamatan Bubutan habis dilalap si jago merah, Rabu, 10 Juli 2019. Warga korban kebakaran saat ini tengah mengungsi di Kampung Ilmu.

Pasca kebakaran, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini langsung mendatangi lokasi kebakaran. Ia berjanji akan membantu korban kebakaran, terkait administrasinya seperti Kartu Keluarga dan KTP, serta termasuk memberikan tempat baru di rumah susun.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Feb 2021 22:45 WIB

Protes Berdarah, 18 Orang Meninggal di Myanmar

Internasional

Total 21 orang meninggal sepanjang Februari.

24 Feb 2021 22:25 WIB

Mensos: Santunan Korban Covid Dihentikan karena Perintah Jokowi

Nasional

Kementerian Sosial mengaku sudah memutar otak untuk cari jalan keluar.

24 Feb 2021 21:58 WIB

Dinsos Surabaya Ajukan 319 Nama, Tak Satu Pun Santunan Covid Cair

Surabaya

Dinas Sosial tak bisa berbuat banyak karena kebijakan pusat

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...