Kivlan Rencanakan Bunuh Wiranto, Luhut, BG Gorries dan Yunarto?

11 Jun 2019 16:04 Nasional

Posisi Kivlan Zein akan semakin sulit. Dia tak hanya diduga memiliki senjata api ilegal, tapi juga menjadi dalang atas rencana pembunuhan pejabat penting yaitu Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan dan Staf Khusus Presiden bidang intelijen Gories Mere.

Selain itu, Kivlan juga dituding menjadi dalang atas rencana pembunuhan terhadap Yunarto  Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia.

Hal itu terungkap pada acara konferensi pers yang dilakukan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal di Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan.

Dalam konferensi pers yang digelar sekitar 14.10 WIB tadi, Iqbal juga menunjukkan empat video pendek, testimoni dari para pelaku yang terlibat dalam kepemilikan senjata api ilegal yang mengerucut keterlibatan Kivlan Zein.

Dari pengakuan salah satu tersangka HK alias Iwan menyebut jika dihubungi Kivlan Zen. Dia disuruh Kivlan Zen untuk mencari senjata. Kivlan pun memberikan uang sebesar 150 juta untuk membeli senjata.  

"Karena belum dapat senjatanya saya dikejar-kejar," kata Iwan.

Saat sudah mendapatkan senjata, Iwan pun sempat membawa senjata ini ke lokasi aksi pada 21 Mei yang lalu. Iwan menyebut saat aksi 21 Mei yang lalu dia sedang membawa revolver 38 dan amunisi 100. Sedangkan senjata lainnya dibawa oleh sopir sekaligus pengawal pribadi Kivlan Zen.

"Apabila menemukan massa tandingan dan membahayakan anak buah saya, saya bertanggung jawab," kata Iwan.

Kata dia, aksi 21 Mei yang lalu sebenarnya hanya aksi pemanasan.  Karena demo tak terlalu besar dia pun akhirnya kembali ke sebuah rumah di Jalan Proklamasi.

"Senjata itu yang dimiliki dari seorang Ibu yang masih juga keluarga besar TNI seharga 50 juta sebagai jaminan," ujar Iwan.  

Iwan juga menyebut jika Kivlan juga menyuruh untuk menghabisi empat pejabat negara karena dianggap mengkhianti institusi. 

Penulis : Moch. Amir
Editor : M. Anis


Bagikan artikel ini