Para pemenang Anugerah Pewarta Warga di Gedung Grahadi Surabaya. (Foto: Dok Humas)

KIM Arjuna Pasuruan Masuk 25 Besar APW Jatim 2019

Ngopibareng Pasuruan 04 August 2019 20:10 WIB

Salah satu anggota pegiat Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Arjuna, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen berhasil masuk 25 besar nominator Anugerah Pewarta Warga (APW) Jatim 2019 untuk lima kategori yang diperlombakan.

Dia adalah Imam Bukhori yang mewakili Kabupaten Pasuruan. Namun sayang, keikutsertaannya untuk pertama kali ini belum berhasil terpilih menjadi yang terbaik.

Ajang perlombaan jurnalisme warga ini memperlombakan lima kategori, yaitu berita, video berita, foto berita, infografi dan videografis. Even lomba jurnalisme warga diikuti peserta dari seluruh pegiat KIM di Jawa Timur, mulai mahasiswa hingga masyarakat umum.

Dalam perlombaan itu, Imam Bukhori yang juga pegiat KIM Arjuna menampilkan profil Kampung Kopi Jatiarjo dalam bentuk video berita. Konten video berita Imam Bukhori menarasikan tempat wisata edukasi dengan produk tanaman kopi di Desa Jatiarjo.

Hasil kreasi Imam hanya mampu bersanding dengan keempat nominator lainnya di kategori yang sama. Hasil karya jurnalistiknya ini mampu menembus 25 besar. Namun ia mengaku sangat bangga, karena sudah berhasil masuk 25 besar, meski baru sekali mengikuti perlombaan ini.

Saya sangat senang, ternyata berbekal ala kadarnya bisa mampu masuk 25 besar. Ini merupakan modal kami untuk ke depan agar bisa menjadi yang terbaik," katanya.

Sementara itu, berdasarkan hasil penilaian tim dewan juri, video berita karya Aminulloh dari KIM Mojo, Kota Surabaya berhasil mengungguli nominator lainnya. Disusul kemudian oleh Wahyu Widodo dari KIM Sumber Makmur, Kota Kediri di posisi peringkat kedua. Sedangkan juara ketiga diraih oleh Susuri dari KIM Tlogomas, Kota Malang.

Untuk kategori artikel berita, juara pertama diraih oleh KIM Cendekia dari Kota Kediri, M Budi Lestari dari Universitas Terbuka Malang sebagai juara 2, dan juara ketiga jatuh pada Chusnul Huda dari KIM Ronggolawe, Kabupaten Tuban. 

Bergeser ke kategori foto berita, juara pertama diraih KIM Pesona Mlancu, Kediri, juara kedua diraih Chusnul Huda dari KIM Ronggolawe, Kabupaten Tuban dan di posisi ketiga diraih Taufiq Hidayat dari KIM Gundih, Kota Surabaya.

Kategori infografi, juara pertama diraih oleh Mashudi dari KIM Pena, Kabupaten Pacitan, juara kedua diraih oleh Ifana Fitri Tazkia dari Universitas Negeri Malang dan juara ketiga diraih Yuliana Firdaus dari KIM Pandan Arum, Kota Madiun. 

Sedangkan untuk kategori video grafis, juara pertama diraih oleh Hikmatul Hakimah dari KIM Purwoagung, Kota Malang, juara kedua diraih oleh Ridho Arifudin dari KIM Sumber Makmur, Kota Kediri serta juara ketiga diraih Gangsar Widodo dari KIM Kenduri Bangsa, Kabupaten Banyuwangi.

Seluruh pemenang mendapatkan piagam penghargaan, piala dan uang pembinaan yang diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa. Dihadiri seluruh Kepala Dinas Kominfo se-Jawa Timur, Pembina KIM se-Jawa Timur serta tamu undangan yang terdiri dari para akademisi dan praktisi komunikasi.

Ketua Dewan Juri Anugerah Pewarta Warta 2019, Hari Fitrianto, proses penilaian berlangsung sangat kompetitif dan ketat oleh tim juri terdiri dari akademisi dan praktisi komunikasi visual. Proses penjurian meliputi tiga variabel yang harus ada dalam konten yaitu ketersampaian pesan, estetika dan etika.

"Anugerah Pewarta Warga adalah kehendak politik yang baik, selain untuk memberikan apresiasi untuk warga, juga berhasil memberi pendampingan kepada masyarakat agar tidak termakan isu-isu hoax," katanya. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Feb 2020 09:45 WIB

Krispi Ikan Lempuk dari Danau Grati Pasuruan Diminati Wisatawan

Ngopibareng Pasuruan

Berbagai macam makanan olahan dari ikan lempuk, salah satunya kripsi.

26 Feb 2020 19:00 WIB

Pemkab Pasuruan Akan Tingkatkan Kesejahteraan Guru Madin dan TPQ

Ngopibareng Pasuruan

Wabup Pasuruan janji akan tingkatkan kesejahteraan guru ngaji.

26 Feb 2020 18:00 WIB

Ini Batik Motif Baru Khas Pasuruan

Ngopibareng Pasuruan

Ikan Sengkaring yang berkoloni bisa dituangkan dalam seni batik.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.