Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika memberi arahan dalam Rapat Koordinasi Penanganan dan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 secara virtual, Jumat 8 Januari 2021. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika memberi arahan dalam Rapat Koordinasi Penanganan dan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 secara virtual, Jumat 8 Januari 2021. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)

Khofifah Tetapkan 11 Daerah Bakal Menggelar PKKM

Ngopibareng.id Jawa Timur 09 January 2021 20:23 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah menetapkan daerah yang bakal dibelangsungkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM), mulai 11-25 Januari 2020. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, PKKM tersebut diberlakukan di 11 daerah, yakni, Kota Surabaya, Kabupaten (Kab) Sidoarjo, Kab. Gresik, Kota Malang, Kab. Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kab. Madiun, Kab. Lamongan, Kab. Ngawi dan Kab. Blitar.

Penetapan 11 kabupaten/kota itu berdasarkan tiga alasan. Pertama atas dasar Instruksi Kemendagri No.1 Tahun 2021, meliputi wilayah Surabaya Raya, yang meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.

Kemudian, berdasarkan daerah yang masuk zona merah dalam peta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Yaitu, Kabupaten Blitar, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Ngawi.

Ketiga, daerah yang memenuhi seluruh kriteria empat indikator yang ditetapkan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), yaitu Kabupaten Madiun dan Kota Madiun.

Empat kriteria pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 diukur dari, tingkat kematian di atas rata-rata nasional (3%), tingkat kesembuhan di bawah rata-rata nasional (82%), tingkat kasus aktif di atas rata rata Nasional (14%), serta tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) ICU dan isolasi di atas 70%.

Oleh karena itu, Khofifah mengimbau agar masyarakat mematuhi pelaksanaan PPKM tersebut. Sebab menurut dia, salah satu penyebab peningkatan kasus Covid-19, adalah mobilitas manusia.

“Padahal, penurunan mobilitas akan sangat berpengaruh terhadap proses penularan Covid-19. Dengan diberlakukannya PPKM ini diharapkan dapat menekan penularan Covid-19,” kata Khofifah, Sabtu, 9 Januari 2020.

Penulis : Andhi Dwi Setiawan

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Feb 2021 23:45 WIB

Ikut Jejak Irfan Jaya, Muhammad Hidayat Tinggalkan Persebaya

Liga Indonesia

Kini Persebaya hanya sisakan satu gelandang bertahan.

28 Feb 2021 23:32 WIB

Longsor di Lumajang Timbun 13 Rumah, Puluhan Hewan Ternak Hilang

Jawa Timur

Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

28 Feb 2021 23:16 WIB

Khofifah akan Hadiri Sertijab 14 Bupati/Walikota di Jatim

Jawa Timur

Mulai besok, Khofifah secara marathon akan hadiri sertijab 14 kepala daerah

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...