Harga Anjlok, Khofifah Minta Industri Serap Bandeng Petambak

13 Jun 2019 13:21 Ekonomi dan Bisnis

Harga bandeng di pasar lokal Lamongan mengalami penurunan yang cukup drastis. Penyebabnya, para petambak memanen bandeng terlalu dini meski ukurannya masih kecil-kecil. Para petambak berdalih jika memang sudah waktunya memanen meski ukurannya dianggap masih terlalu kecil.

Anjloknya harga bandeng ini mulai dirasakan sejak sebelum Idul Fitri. Kata beberapa penjual bandeng, harga bandeng sempat mengalami penurunan paling drastis pada kisaran harga Rp 2ribu/kg. Itu untuk ukuran bandeng yang paling kecil.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun sidak di pasar ikan di Tumenggungan, Lamongan. Khofifah ingin memastikan harga ikan di pasaran tidak turun akibat panen raya terlalu dini.

Khofifah didampingi oleh Bupati Lamongan M. Fadeli turun bersama untuk berdialog dengan para pedagang yang salah satunya membahas tentang harga ikan bandeng.

“Saya sempat mendengar harga bandeng berada di angka Rp 4.000 per kilogram. Sekarang harganya sudah berangsur kembali normal,” ucap Khofifah.

Kata Khofifah, petambak bandeng belum memiliki siklus kapan menyebar benih dan kapan harus memanen. "Bahwa pada saat menjelang musim panen mereka sudah menghitung musim tanam,” jelas Khofifah ke para pedagang.

Hal tersebut dia ucapkan agar petani tidak memanen saat bandeng masih berukuran kecil. Ketua Umum PP Muslimat tersebut juga sempat menanyakan dengan perwakilan petani mengapa memanen sebelum waktunya.

“Sempat tanya dengan petani mengapa kok sudah dipanen? Ternyata kata mereka saat ini sudah waktunya menanam kembali bibitnya,” ujarnya.

Untuk mengatasi suplai bandeng yang berlebihan di pasar,--membuat harga bandeng anjlok, Khofifah mendesak kepada pemerintah daerah setempat untuk segera menyediakan cold storage. Tujuannya, agar bandeng yang dipanen, tak langsung dilempar ke pasar yang pada akhirnya membuat harga bandeng menjadi anjlok.

“Tadi Pak Bupati Lamongan menyampaikan hal tersebut agar segera direalisasikan. Dua hari lalu saya dan Bupati Probolinggo juga menyampaikan hal yang sama. Kita coba melakukan pemetaan cold storage di titik pelelangan ikan yang tersebar di seluruh Jatim,” kata Khofifah.

Selain mendesak untuk segera menyediakan cold storage di daerah-daerah, Khofifah juga meminta kepada industri yang raw material yang berbahan pokok ikan, menyerap bandeng yang melimpah di pasar. Tujuannya agar harga bandeng kembali naik.

“Nanti secepatnya akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan salah satunya berada di SIER, Surabaya. Bahan baku di perusahaan tersebut salah satunya ikan bandeng. Saya mengajak perusahaan tersebut untuk lebih banyak menyerap jumlah ikan yang saat ini over supply di pasaran,” pungkasnya.

Penulis : Faiq Azmi
Editor : Faris Mujaddid


Bagikan artikel ini