Gus Ipul sowan dan bersilaturahmi ke kediaman KH Abdul Djalil, pengasuh pesantren Sidogiri, Pasuruan. Sabtu, 16 Juni 2018.

KH Nawawi Sidogiri Sayangkan "Fatwa Fardlu Ain" Pilgub Jatim

16 Jun 2018 17:08

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Libur Lebaran kedua, Sabtu, 16 Juni 2018 , calon gubernur Jawa Timur nomor urut dua Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memilih untuk keliling bersilaturahmi ke sejumlah ulama dan Kiai.

Salah satu yang dilakukan Gus Ipul adalah sowan dan bersilaturahmi ke kediaman KH Abdul Djalil, pengasuh pesantren Sidogiri Pasuruan.

Di pesantren tua ini, Gus Ipul langsung disambut hangat KH Abdul Djalil bersama keluarga. Gus Ipul dipersilakan masuk ke dalam rumah untuk mencicipi kue Lebaran.

"Perbanyaknlah silaturahmi karena selain memperpanjang umur, silaturahmi juga memperpanjang tali persaudaraan," kata Gus Ipul.

Dalam silaturahmi Idul fitri, juga tergantung upaya untuk saling memaafkan serta saling mendoakan.

Karenannya dalam silaturahmi kali ini, KH Nawawi juga mendoakan Gus Ipul agar bisa istikhomah menjadi pemimpin.

Dalam kesempatan ini, KH Nawawi sempat menyampaikan keprihatinannya atas munculnya fatwa dari seorang yang mengaku Kiai pendukungnya Khofifah-Emil yang mengkafirkan para Kiai pendukung Gus Ipul-Mbak Puti.

Gus Ipul sowan dan bersilaturahmi ke kediaman KH Abdul Djalil, pengasuh pesantren Sidogiri, Pasuruan. Sabtu, 16 Juni 2018.

Padahal Gus Ipul adalah calon gubernur laki-laki dan diusung dan dipersiapkan oleh Jumhur (mayoritas) ulama dan Kiai-Kiai sepuh di Jawa Timur. "Masak Kiai-kiai dikafirkan dan dianggap ingkar Allah dan ingkar rasul," kata KH Nawawi.

Sekadar diketahui, Gus Ipul-Mbak Puti selama ini didukung dan disiapkan oleh para Kiai sepuh diantaranya oleh KH Nawawi Abdul Jalil, Sidogiri Pasuruan; KH Idris Hamid, Pesantren Salafiyah Pasuruan; KH Zainuddin Jazuli serta KH Nurul Huda Jazuli pengasuh pesantren Ploso Kediri.

Selain itu juga KH Kafabihi Mahrus dan KH Anwar Mansyur, pengasuh pesantren Ploso Kediri; KH Anwar Iskandar, pengasuh pesantren Al Amin Kediri; KH Cholil Asad Syamsul Arifin, pengasuh pesantren Wali Songo Situbondo; serta sejumlah Kiai dan ulama lainnya.

Majunya Gus Ipul juga dideklarasikan oleh lebih dari seribu Kiai dan ulama yang saat itu berkumpul dan dipimpin KH Agus Ali Masyhuri di pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo.

Sebelumnya Asep Saifuddin Chalim yang merupakan pendukung utama Khofifah-Emil mengeluarkan fatwa Fardlu Ain memilih Khofifah. Dalam fatwa itu juga di sertai ancaman bahwa mereka yang mendukung Gus Ipul-Mbak Puti dianggap telah ingkar Allah dan ingkar Nabi. (wh/frd