Muhaimin Iskandar Ingatkan Caleg Terpilih Jaga Marwah PKB

17 Jun 2019 21:06 Nasional

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, mengingatkan kepada Caleg PKB yang baru maupun lama yang terpilih menjadi anggota legislatif agar menjaga marwah PKB.

Terpilihnya kader PKB menjadi anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten kota, merupakan wujud kepercayaan rakyat kepada PKB yang harus dijaga.

"Kepercayaan rakyat ini jangan sampai disia siakan. Perjuangkan dengan sungguh sungguh janji yang anda ucapkan waktu kampanye," kata Muhaimin Iskandar dalam silaturahmi dan halal bihalal di Graha Gus Dur DPP PKB Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin 17 Juni 2019.

Muhaimin menyampaikan ucapan terima kasih kepada PBNU dan jajarannya dari tingkat wilayah, cabang sampai tungkat ranting yang telah memberi dukungan kepada PKB pada pileg 2019.

Dengan dukungan warga nahdiyin tersebut perolehan suara PKB meningkat, dibanding pertama kali PKB mengikuti Pileg tahun 1999. "Perolehan suara di Pileg 2019 sebanyak 13.250.000, sementara pada Pileg 1999, perolehan PKB sebesar 13 juta suara,"

Silaturahmi ini dihari Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Menristek Muhammad Nasir, Menteri Pembangunan Desa Tertinggal Eko Putro Sandjojo, serta Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi. Sementara Cawapres KH Ma'ruf Amin yang juga diundang, tapi sampai acara selesai, belum hadir.

Pada kesempatan itu Muhaimin juga menyampaikan permintaan maaf kepada para caleg belum bisa membantu secara maksimal, karena harus berbagi tugas dengan Pilpres. "Alhamdulillah pasangan Jokowi-Ma'ruf yang didukung PKB menang," katanya.

Bagi caleg yang terpilih, Muhaimain, selaku ketua umum PKB menyampaikan selamat berjuang. Bagi caleg yang belum terpilih, diminta bersabar dan tetap berjuang bersama PKB.

"Meskipun hari ini sudah saling memaafkan, hutang para caleg ke DPP PKB harus tetap dibayar," kata Muhaimin diikuti tawa hadirin.

Sementara itu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, berpesan kepada seluruh anggota legislatif PKB harus cerdas, menguasai berbagai ilmu pengetahuan. Mempunyai kemampuan diplomasi yang handal supaya tidak terpedaya oleh kelompok lain.

Kata Said, setiap anggota legislatif yang mewakili PKB dalam setiap menyampaikan pandangan supaya menggunakan kata-kata yang santun dan menarik, supaya enak didengar dan mendapat empati dari rakyat.

"Dalam menyampaikan pendapat atau pandangan yang penting isinya, bukan suaranya yang keras," kata Aqil Siroj. (asm)

Penulis : Asmanu Sudharso
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini