Ilustrasi Covid-19 (Foto: Vidhi/ ngopibareng.id)
Ilustrasi Covid-19 (Foto: Vidhi/ ngopibareng.id)

Sebelum Vaksin Datang, Taat 3M Adalah Kewajiban

Ngopibareng.id Rek, Ojok Angel Tuturane 31 October 2020 05:23 WIB

Setelah 8 bulan ditempa pandemi Covid-19, masyarakat Indonesia sangat terdampak, baik secara ekonomi, sosial, dan kesehatan. Maka dari itu, Pemerintah Indonesia terus berusaha untuk menyiapkan vaksin Covid-19 agar kehidupan masyarakat bisa kembali normal. Tak terkecuali di Kota Surabaya.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya Muhammad Fikser mengatakan, pemerintah pusat hingga daerah akan berusaha secepatnya dalam pemberian vaksin Covid-19. Namun, saat ini sebelum vaksin itu datang, taat 3M (Mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker) adalah 'vaksin' utama untuk menghindari terjangkit covid-19, sebelum vaksin diproduksi.

“Sambil menunggu vaksin real dari pemerintah, vaksin saat ini ya harus taat protokol kesehatan. Itu satu-satunya vaksin. Dengan taat itu, kita bisa berangsur-angsur hidup secara normal,” kata Fikser.

Dengan taat 3M itulah meminimalisir masyarakat terjangkit Covid-19. Sehingga warga bisa mulai hidup normal. Dengan begitu, ekonomi, kesehatan, dan sosial akan pulih.

Sebelumnya, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengimbau pemerintah agar tidak tergesa-gesa dalam melakukan proses pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat.

ia ingin pemerintah harus memperhatikan kehalalan vaksin mengingat hal ini menjadi perhatian utama masyarakat, khususnya para pakar dan peneliti, agar tidak menimbulkan persepsi pemerintah kesannya terburu-buru dalam pengadaan vaksinasi tanpa mengikuti tahapan ilmiahnya.

"Jadi harus sesuai dengan koridor ilmiah, baik kaidah ilmu pengetahuan, data science maupun standar kesehatannya. Selain itu juga harus dipastikan kehalalannya," kata Bamsoet.

Ia meminta pemerintah terlebih dahulu melakukan perencanaan dan persiapan secara matang, sehingga benar-benar bisa menunjang aspek keamanan dan efektivitas vaksin tersebut.

Meski begitu, ia paham bahwa proses penyediaan vaksin Covid-19 dan implementasi vaksinasi sangat kompleks, maka dibutuhkan komitmen serius pemerintah untuk terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

“Dengan demikian diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kesehatan masyarakat serta pemulihan kondisi ekonomi," katanya.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Nov 2020 00:25 WIB

Anak Ke-4 Dirawat di NICU, Oki Setiana Dewi Sibuk Antar ASI

Selebriti

Anak keempat Oki Setiana Dewi sudah seminggu dirawat di NICU.

25 Nov 2020 00:05 WIB

Daftar Pembalap MotoGP 2021

MotoGP

Semua tim sudah mendapatkan pembalap andalannya.

24 Nov 2020 23:35 WIB

Ashanty Buka Suara Soal Kasus Narkoba yang Menjerat Millendaru

Gosip Artis

Ashanty masih kaget dengan penangkapan Millendaru.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...