Ketua KPK Baru Firli Bahuri Berharta Rp18 Miliar

14 Sep 2019 21:59 Nasional

Inspektur Jenderal Firli Bahuri, telah resmi terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2019-2023.

Ia memperoleh suara 56 dalam voting yang digelar Komisi III DPR, yang membidangi Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), dan Keamanan.

Sejatinya, nama Firli Bahuri mengundang kontroversi lantaran ada penolakan dari 500 anggota KPK untuk pencalonannya.

Kapolda Sumatera Selatan ini juga pernah disorot karena diduga melanggar kode etik ketika menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.

Terlepas dari kontroversinya, Forli Bahuri memiliki aset kekayaan yang mencapai Rp18 miliar.

Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Firli Bahuri melaporkan harta kekayaannya pada 29 Maret 2019 atas kekayaannya pada 2018 sebagai Deputi Bidang Penindakan KPK pada saat itu.

Dalam laporannya, total harta kekayaan yang dimiliki Firli Bahuri sebesar Rp 18.226.424.386. Rinciannya, Firli memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 10.443.500.000 yang tersebar di Bekasi dan Kota Bandar Lampung.

Firli Bahuri juga memiliki harta berupa tiga kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda dua dengan nilai mencapai Rp 632.500.000.

Pria kelahiran Lontar, Muara Jaya, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, 8 November 1963 itu juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp 7.150.424.386. Sehingga total keseluruhan harta kekayaannya adalah Rp 18.226.424.386.

Firli Bahuri saat ini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan, sejak 20 Juni 2019 lalu. Ia tercatat pernah menjabat sejumlah jabatan penting. Ia pernah menjadi ajudan Wakil Presiden RI Boediono.

Dia kemudian menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Banten, Karopaminal Divpropam Polri, Kepala Kepolisian Daerah Banten, Karodalops Sops Polri, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Kapolda NTB. Dia juga pernah menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK sebelum dipercaya sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Berikut hasil voting pimpinan KPK 2019-2023:
(Diurutkan berdasarkan suara terbanyak)

1. Firli Bahuri: 56 suara.

2. Alexander Marwata: 53

3. Nurul Ghufron: 51

4. Nawawi Pomolango: 50

5. Lili Pintauli Siregar: 44

6. Sigit Danang Joyo: 19

7. Lutfi Jayadi Kurniawan: 7

8. I Nyoman Wara: 0

9. Johanes Tanak: 0

10. Robby Arya Brata: 0