Ketua Badan Pengurus LazisMu Pusat, Prof. Hilman Latief. (Foto: umy)

Kesadaran Berzakat dan Infak Harus Diperkuat, Pesan LazisMu

Khazanah 17 May 2020 12:41 WIB

Ketua Badan Pengurus LazisMu Pusat, Prof. Hilman Latief mengatakan, membangun solidaritas kolektif di masa pandemi Covid-19 melalui zakat dan infaq di bulan Ramadhan adalah upaya penguatan bagi jamaah terdampak.

Menurut Hilman, saat ini Muhammadiyah melalui LazisMu dan lembaga ortom lainnya bersama – sama membangun kesadaran kolektif membantu permasalahan dampak pandemi Covid-19 di aspek yang paling utama, yaitu emergency response pada ketahanan pangan dalam bentuk sembako.

“Pembagian sembako bukan sebuah final namun tahapan awal,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa tahapan yang dilakukan oleh Muhammadiyah dalam upaya emergency response dampak pandemi Covid-19 ini.

Tahapan berikutnya akan ada tahapan jangka menengah yang telah diputuskan dalam rapat bersama, yaitu membangun kemandirian masyarakat.

"Berdasarkan hasil rapat adalah membangun kemandirian masyarakat, karena ketahanan juga ada didalam mentalitasnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa jamaah merupakan satu kesatuan yang berpegang teguh pada tali yang sama. Dalam hal ini jamaah dimaksudkan sebagai masyarakat Islam yang terdampak oleh pandemi Covid-19 di segala aspek terutama pada aspek ekonomi.

“Nah salah satu perekat untuk mendorong persatuan jamaah adalah infaq dan shadaqah. Karena dengan adanya kebajikan tersebut ada penguatan solidaritas kolektif,” jelasnya.

Dengan adanya kebajikan yang ditunaikan bersama – sama di dalam kondisi pandemi saat ini, maka terbangunlah sebuah penguatan solidaritas kolektif. Hilman menyampaikan bahwa dalam Ramadan bukan hanya tentang kesalehan individu, tetapi juga kesalehan kolektif yang didalamnya adalah kesalehan sosial.

“Ada beberapa bentuk solidaritas, ada infaq shadaqah dan zakat, maka di momen ini maka harus lebih diperbesar lagi jumlahnya agar dapat membantu memenuhi kebutuhan daripada masyarakat atau jamaah yang terdampak” ujarnya.

Demikian disampaikan Ketua Badan Pengurus LazisMu Pusat, Prof. Hilman Latief, dalam kajian rutin yang bertemakan “Zakat dan Infaq untuk Penguatan Jamaah di Masa Pandemi Covid-19” pada Rabu 13 Mei 2020. Sumber: Media MCCC

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Aug 2020 01:15 WIB

Tak Puas dengan Pemerintah, 7.000 Warga Beirut Turun ke Jalan

Internasional

Protes dengan pemerintahan yang korup.

08 Aug 2020 23:15 WIB

Pengurus Tebuireng Tegaskan Makam Gus Dur Belum Dibuka

Jawa Timur

Makam Gus Dur belum dibuka untuk kunjungan wisata.

08 Aug 2020 22:45 WIB

Surabaya Zona Merah, Persebaya Tunda Latihan di Lapangan

Liga Indonesia

Persebaya belum kumpulkan pemain dan pelatih.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...