Ilustrasi Bonek Mania. (Foto: Antara)

Kemarin, Risma Ketemu Bonek Turki dan Sri Mulyani versi Forbes

Jawa Timur 15 December 2019 08:44 WIB

Tri Rismaharini kaget mengetahui Bonek sampai Ankara, Turki hingga masuknya Sri Mulyani dalam 100 perempuan paling berpengaruh versi Forbes, menjadi dua di antara beragam peristiwa yang tersaji di Ngopibareng.id, kemarin.

Bonek Turki

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tak habis pikir bisa bertemu dengan Bonek Mania julukan suporter Persebaya Surabaya, di KBRI Ankara, Turki, Jumat 13 Desember 2019 waktu Turki.

Risma hadir di KBRI Turki sebagai pembicara dalam forum Inspiration Day yang diselenggarakan KBRI Turki, dalam memperingati hari ibu nasional.

Saat ia berbagi cerita dengan warga negara indonesia (WNI) di Turki, ada salah seorang mahasiswa asal Surabaya yang bertanya, terkait dengan langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menjalin hubungan dengan Bonek.

Risma yang kaget bukan kepalang berceletuk, "Saya nggak habis pikir. Ini sudah sampai Ankara lho ya, saya masih bertemu dengan Bonek," kelakar Risma sambil tepok jidat.

Mendapat pertanyaan itu, Risma mengaku sejak ia menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, dirinya selalu meminta informasi kepada stafnya untuk memantau pergerakan Bonek. Tak jarang, ia langsung menertibkan apabila bonek melakukan tindakan anarkistis.

Risma bercerita, beberapa saat lalu, ketika suporter Deltras Sidoarjo berselisih dengan Bonek, ia diminta oleh para Bonek untuk berbicara kepada Bupati Sidoarjo agar menertibkan suporter Deltras yang kerap melempari Bonek ketika rombongan Bonek melewati Sidoarjo.

 

"Mereka minta tolong saya seperti itu. Ya saya jawab, nanti kalau saya bilang ke Bupati, pasti Bupati Sidoarjo menjawab, saya ini Wali Kota Surabaya atau Wali Kota Sidoarjo? Akhirnya ya mereka damai-damai sendiri," kata Risma. Setelah dijawab Risma seperti itu, Bonek yang kuliah di Turki ini langsung mengangguk-angguk saja. 

Masih bicara pada Bonek tersebut, Risma bersyukur karena Bonek Mania saat ini sudah berubah, tak seperti dulu lagi. Sekarang, mereka sudah mau diajak bekerjasama dengan Pemkot dalam pelbagai hal. Salah satu contoh yang diberikan Risma adalah saat Pemkot Surabaya mengadakan kerja bakti bersih-bersih dan menanam pohon di Gelora Bung Tomo (GBT) beberapa waktu lalu.

Tanpa ada imbauan atau dibayar, para Bonek dengan sukarela ikut turun bersama ratusan warga dan PNS Pemkot Surabaya membantu kerja bakti di GBT.

Sri Mulyani Wanita Berpengaruh versi Forbes

Majalah TIME baru saja merilis daftar orang-orang berpengaruh di dunia. Kini, Forbes juga merilis daftar perempuan paling berpengaruh di dunia atau The World's 100 Most Powerful Women 2019. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masuk dalam daftar perempuan hebat tersebut. Ia menempati posisi ke 76.

Sebagai satu-satunya wakil Indonesia, Sri Mulyani bersanding dengan Angela Markel, Christine Lagarde, Oprah Winfrey, Queen Elizabeth II, Beyonce hingga Greta Thunberg.

Sebelumnya, Sri Mulyani telah beberapa kali masuk daftar ini, seperti pada 2008, 2011, 2013, 2014, 2016, dan 2018.

Sri Mulyani merupakan wanita yang memiliki pengalaman segudang di bidang perekonomian Indonesia dan dunia. Sebelum menjabat Menteri Keuangan di era Presiden Joko Widodo, Sri Mulyani sempat menjabat sebagai direktur pelaksana Bank Dunia.

Sebagai Menteri Keuangan ia dinilai mampu meningkatkan pendapatan negara melalui reformasi perpajakan dengan memperluas layanan e-filing dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Sri Mulyani merupakan satu-satunya perempuan yang menjadi menteri keuangan di Indonesia. Wanita 57 tahun ini pernah meraih penghargaan tingkat Asia.

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

10 Aug 2020 15:24 WIB

Mulai Hari Ini Gaji dan Pensiun ke 13 Dibayar

Nasional

Pejabat tinggi mulai presiden, menteri, anggota DPR tidak terima gaji ke 13

05 Aug 2020 22:16 WIB

Karyawan Gaji di Bawah Rp5 Juta dapat Bantuan Pemerintah

Nasional

Alokasi bantuan selama 6 bulan.

27 Jul 2020 17:20 WIB

Sri Mulyani Dorong Jawa Timur Ajukan Stimulus Perekonomian

Ekonomi dan Bisnis

Program Pemulihan Ekonomi Nasional sudah diajukan oleh Jakarta dan Jabar.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...