Kemarin, Dua Kecelakaan Maut di Pasuruan dan Bekasi

23 Dec 2019 06:40 Nusantara

Dua kecelakaan maut mewarnai peristiwa yang tersaji di Ngopibareng.id sepanjang Minggu 22 Desember 2019, kemarin. Kecelakaan terjadi di Pasuruan yang menyebabkan tujuh orang meninggal serta di Bekasi yang juga menyebabkan tujuh orang tewas.

Kecelakaan Maut di Pasuruan

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Surabaya-Malang, tepatnya Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan. Sebuah truk trailer bermuatan alat berat ekskavator menabrak motor dan mobil. Akibat kecelakaan 'karambol' ini 7 orang tewas.

Dugaan sementara, kecelakaan diakibatkan sopir truk yang mengantuk. "Pihak kami mendapat informasi, sejak dari Malang, truk itu melaju secara zig zag," jelas Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Rifto Himawan di lokasi, Minggu 22 Desember 2019.

Hingga tepatnya di depan Sentul, Purwodadi, lanjut Rofiq, truk trailer bermuatan alat berat ekskavator nopol S 9066 UU hilang kendali dan menabrak median jalan.

Korban pertama, motor Yamaha nopol N 3418 TD. Selanjutnya, truk masuk ke arah berlawanan dan sempat menyerempet mobil Suzuki Karimun, nopol L 1119 FE, di perempatan Desa Sentul. Peristiwa nahas ini terjadi pukul 10.20 WIB.

Saat itu truk trailer terus melaju dari arah Malang ke Surabaya. Ironisnya, Daihatsu Ayla warna putih nopol N 17012 WY dan Daihatsu Sigra W 1031 TF ikut hancur setelah terkena bego yang terlepas dari bak truk tronton.

"Sebanyak 7 orang meninggal dalam kejadian ini," ungkap Rofiq.

Kereta Tabrak Mobil

Sebuah mobil ditabrak kereta jarak jauh Argo Parahyangan jurusan Bandung-Jakarta saat melintas pelintasan rel di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 21 Desember 2019 malam. Akibat kecelakaan itu, tujuh orang meninggal di lokasi kejadian.

Kabag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi menuturkan, peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 22.19 WIB.

"Lokasi persisnya adalah pelintasan KA (kereta api) Kampung Utan RT 003 RW 004 Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi," kata Sunardi dikutip Kompas, Minggu, 22 Desember 2019.

Menurut hasil olah tempat kejadian perkara, peristiwa tragis itu bermula saat sebuah mobil Daihatsu Sigra dengan nomor polisi B 1778 FZI yang dikendarai sopir berinisial BHD (51) melaju dr arah utara ke arah selatan.

Setibanya di lokasi kejadian, mobil itu menunggu kereta api pertama yang melintas di rel selatan dari arah barat ke arah timur.

Selanjutnya, kendaraan yang dikemudikan BHD menerobos pintu pelintasan kereta api dan tertabrak KA Argo Parahyangan yang melintas dari arah timur ke barat, hingga terseret sejauh 30 meter.

"Akibatnya, pengemudi dan enam penumpang kendaraan Daihatsu Sigra bernomor polisi B 1778 FZI itu meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi serta kendaraannya mengalami kerusakan," ujarnya.

Penulis : Rohman Taufik


Bagikan artikel ini