Keluarga Pertanyakan Raibnya Barang Guru Tewas

19 Jun 2019 20:45 Jawa Timur

Penyebab kematian Endang Sukeni, 59 tahun, guru SMA Negeri 1 Leces memang sudah disimpulkan karena penyakit yang dideritanya, bukan seperti dugaan awal karena dianiaya. Tetapi masih ada ganjalan dari pihak keluarga, yang mempertanyakan hilangnya tas berisi uang, kartu ATM, dan hanphone (HP) milik Endang.

Pertanyaan itu diungkapkan Hendra Agus Wardana, 29 tahun, anak kedua Endang. Dikatakan, pihak keluarga sudah bisa menerima hasil otopsi, kematian Endang dipicu penyakit dalam (jantung).

"Kami tidak mempermasalahkan hasil otopsi. Hanya saja kami mempertanyakan, hilangnya tas ibu (Endang. Red.) yang berisi sejumlah uang, dokumen, dan handphone," ujar Hendra kepada wartawan, Rabu, 19 Juni 2019.

Sepengetahuan Hendra, menjelang ditemukannya jasad Endang yang membujur kaku di kamar rumahnya, Senin pagi, 17 Juni 2019, masih dijumpai tas tersebut. Soalnya, Hendra sempat meminta istrinya mengambilkan sejumlah uang di dalam dompet milik Endang.

“Senin pagi itu, istri saya masuk kamar untuk mengambil uang di dompet milik ibu. Tas masih ada di kamar ibu,” ujar Hendra.

Tetapi ketika jasad Endang dilarikan ke RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo untuk diotopsi, tas dan isinya raib. Hendra mengaku, tidak ingin menuduh siapa pun, hanya ingin mengetahui, siapa yang mengambil tas almarhumah.

Disinggung penyakit ibunya, Hendra mengatakan, bulan puasa lalu Endang melakukan cek kesehatan. Berdasarkan hasil laboratorium, Endang tidak memiliki penyakit dalam.

"Hasil pemeriksaaan laboratorium dengan sampel darah, ibu saya sehat,” ujarnya. Kalau kemudian hasil otopsi menunjukkan Endang mengidap penyakit dalam (jantung) yang menjadi penyebab kematiannya, kata Hendra, pihak keluarga bisa menerimanya.

Yang jelas, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Nanang Fendi Dwi Susanto mengatakan, pihaknya tetap akan menyelidiki hilangnya barang milik korban.

"Tentu akan kami dalami ke mana tas milik korban,” ujarnya. Dikatakan untuk pemeriksaaan fisik korban sudah diketahui tidak ada tanda-tanda kekerasan. Diduga korban meninggal karena penyakit dalam berdasarkan atas hasil otopsi bersama dengan tim forensik Polda Jatim.

Seperti diketahui, Endang Sukeni ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya, Senin lalu sekitar pukul 10.30 WIB. Barang milik korban berupa tas berisi uang, dokumen dan hanphone diketahui hilang. (isa)

Penulis : Ikhsan Mahmudi
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini