Kejar Tambahan Alat Bukti Kasus Korupsi Jasmas, Kejari Periksa Ratih Retnowati Besok Pagi

Ngopibareng.id Korupsi 05 August 2018 21:31 WIB
Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak tancap gas terkait  pengusutan kasus dugaan korupsi dana hibah, Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) pada 2016.
 
Rencananya,  Senin 6 Agustus 2018, pagi ini, penyidik Pidsus Kejaksaan akan memeriksa  Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Ratih Retnowati, “Kalau tidak ada halangan, besok penyidik memanggil Ratih Retnowati sebagai saksi dalam kasus Jasmas,” kata Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Tanjung Perak Surabaya, Lingga Nuarie.
 
Pemeriksaan ini, lanjut  Lingga, merupakan kelanjutan dari pemeriksaan sejumlah anggota DPRD Kota Surabaya yang sudah dipanggil penyidik. Pemeriksaan para anggota dewan ini berkutat seputar  dana Jasmas tahun 2016. “Pemeriksaan masih terkait seberapa jauh para saksi dari anggota dewan ini mengetahui Jasmas,” jelasnya.
 
Disinggung mengenai calon tersangka, Lingga mengaku saat ini penyidik Pidsus masih fokus penambahan alat bukti yang sudah ada. “Yang pasti, pemanggilan para anggota dewan ini untuk menambah alat bukti kasus ini, sehingga bisa mengerucut pada pihak yang bertanggungjawab (tersangka) dalam kasus ini,” tegasnya.

Sebelumnya memeriksa anggota DPRD Surabaya,  dalam kasus  penyimpangan dana Jasmas ini, penyidik telah memeriksa ratusan RT dan RW se-Surabaya. Tak hanya itu, penyidik juga telah memeriksa 9 pejabat Pemkot Surabaya dan memeriksa pihak swasta.

Penanganan kasus korupsi Jasmas ini ditingkatkan ke penyidikkan berdasarkan surat perintah yang telah ditanda tangani Kajari Tanjung Perak, Rachmad Supriady, SH., MH., dengan Nomor Print-01/0.5.42/Fd.1/02/2018 tertanggal 8 Februari 2018 lalu.

Penyimpangan dana hibah ini bermodus pengadaan. Ada beberapa pengadaan yang dikucurkan oleh Pemkot Surabaya, diantaranya untuk pengadaan terop, kursi, meja dan sound system (tom/wit)

Penulis : Rahmad Utomo

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Feb 2021 13:31 WIB

Warning Komisi A Bagi Eri, Jangan Pro Pemilihnya Saja

Politik

Jelang pelantikan, Eri diingatkan bisa jadi pengayom bagi seluruh warga.

24 Feb 2021 12:27 WIB

Korupsi Lahan Kuburan, Wabup OKU Terpilih Ingin Ikut Pelantikan

Nasional

Wabup OKU terpilih terseret dugaan kasus suap lahan kuburan.

22 Feb 2021 20:22 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo 30 Hari

Hukum

KPK resmi memperpanjang masa penahanan Edhy Prabowo.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...