Kejanggalan Pemeriksaan Khofifah di Polda Jatim

26 Apr 2019 14:32 Korupsi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa disebut telah menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi, dalam kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama, yang melibatkan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

Namun ada sejumlah kejanggalan yang dihimpun, saat pemeriksaan Khofifah di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Jumat, 26 April 2019, siang. Ia tak sekalipun nampak berada di lingkungan Mapolda.

Mulanya informasi diperiksanya Khofifah tersebut disampaikan oleh Jubir KPK Febri Diansyah. Namun hal itu ternyata dibantah oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim Aries Agung Paewai.

Aries pada pukul 11.50 WIB, menyebut bahwa Khofifah tak ada jadwal memenuhi panggilan pemeriksaan KPK di Polda Jatim, lantaran Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama itu, kata Aries harus menghadiri acara di tempat lain

"Nggak ada (pemeriksaan KPK), Mas. Beliau (Khofifah) ada acara di Bank Jatim dan siang nanti di OJK, sore penyerahan santunan," kata Aries saat dikonfirmasi.

Senada, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera juga menyebut bahwa Khofifah tidak diperiksa KPK, di Mapolda Jatim. Ia bahkan menyebut hal itu adalah informasi yang tak benar.

"Hoaks, hoaks, hoaks, hoaks seperti yang saya sudah bilang kan. Hari ini hoaks," kata Barung saat dikonfirmasi, melalui sambungan telepon pada pukul 09.25 WIB.

Namun belakangan Barung malah membenarkan bahwa Khofifah telah usai menjalani pemeriksaan KPK. Hal itu berlangsung sejak pukul 09.00 WIB-13.00 WIB, di gedung Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim.

"Benar ada pemeriksaan saksi yang sudah dinyatakan oleh juru bicara KPK tadi malam oleh Pak Febri. Memang benar bahwa di Polda Jatim telah dilangsungkan pemeriksaan pukul 09.00 WIB terhadap saksi Ibu Khofifah," ujar Barung, pukul 13.15 WIB.

Padahal pantauan di lokasi, Khofifah sendiri tak sekalipun nampak masuk ataupun keluar dari gedung Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim. Yang terlihat hanya sejumlah penyidik KPK dan satu orang pegawai Kanwil Kemenag Jawa Timur. (frd)


Reporter/Penulis : Farid Rahman
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini