Kebun binatang khusus buya di India terancam kehabisan dana. (Ilustrasi/Unsplash.com)

Kebun Binatang Khusus Buaya di India Terancam Kolaps

Internasional 11 August 2020 01:33 WIB

Kebun binatang khusus buaya terbesar di India terancam kehabisan dana untuk memberi makan binatang koleksinya, membayar pekerja, serta melakukan penelitian, akibat pendapatan dari tiket menyusut akibat Covid-19.

Setiap tahunnya kebun binatang itu mampu menjual sedikitnya 5 juta tiket yang nilainya setara dengan separuh pendapatan kebun binatang. Taman satwa yang terletak 40 kilometer selatan Chennai itu ditutup sejak Maret dan hingga kini belum diketahui kapan akan dibuka kembali.

Lockdown selama liburan musim panas menyebabkan hilangnya pendapatan mencapai 14 juta rupee atau setara dengan Rp 2,7 miliar rupiah. Hal ini disebabkan turunnya pengunjung sebanyak 2,5 juta orang, menurut Jesudasan, direktur Madras Crocodile Bank. "Dana kami cukup untuk operasional antara tiga hingga empat bulan," katanya pada Reuters.

Selain itu, pihaknya juga telah memangkas banyak kegiatan dengan tujuan efisiensi. "Staf senior kami telah menyumbangkan secara sukarela pendapatan mereka antara 10 hingga 50 persen, dan kami mengurangi kegiatan kami dengan menyisakan yang sangat penting saja," katanya.

Namun, masa depan staf dan satwa di dalamnya juga belum jelas jika dana mereka habis.

Kebun binatang tersebut dibuka sejak tahun 1976, oleh pakar ular kelahiran Amerika Serikat Romulus Whitaker. Luasnya mencapai 2,44 hektare. Kini kebun binatang itu dihuni sedikitnya 2 ribu buaya dan aligator, juga reptil seperti kura-kura, kadal, dan ular. 

Madras Crocodile Bank Trust and Cenrtre for Herpetology, telah menghasilkan 5 ribu buaya hasil penangkaran sejak berdirinya, menjadi rumah dari 14 jenis buaya di antara 23 jenis yang ada di dunia, dengan tiga di antaranya terancam punah. (Alj/Rtr)

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Oct 2020 08:14 WIB

Debat Kepribadian

Dahlan Iskan

Pilpres AS memasuki masa debat calon pilpres. Siapa yang menang?

01 Oct 2020 07:45 WIB

Lapierre Aircode DRS, Upgrade Sepeda Aero Jadi Nyaman dan Laju

Gowes Bareng

Lapierre tidak hanya membuat sepeda lebih aerodinamis, geometri frame juga membuat posisi cyclist jadi lebih aero.

01 Oct 2020 07:36 WIB

Mendadak, Nasrudin Hoja Tak Dikenal

Humor Sufi

Humor sufi mengasah kepekaan diri

Terbaru

Lihat semua
01 Oct 2020 08:14 WIB

Debat Kepribadian

Dahlan Iskan
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...