Kondisi Gunung Semeru pasca mengalami kebakaran hutan. (Foto: Istimewa)

Kebakaran Hutan Padam, TNBTS Belum Buka Pendakian Semeru

Jawa Timur 07 November 2019 18:10 WIB

Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih belum bisa membuka jalur pendakian Gunung Semeru, Jawa Timur.

Meski kebakaran hutan sudah padam, menurut Humas TNBTS, Syarif Hidayat, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan dan evaluasi tapak jalur pendakian.

"Karena setelah kemarau panjang dan kebakaran hutan kemudian turun hujan dengan intensitas cukup deras kemungkinan akan berpengaruh pada tekstur atau ikatan tanah yg bisa berpengaruh pada longsor, pohon tumbang dan pengaruh lainnya. Jadi untuk kenyamanan dan keamanan pendakian semeru masih kami tutup," terang Syarif Hidayat, Kamis 7 November 2019.

TNBTS belum bisa memastikan kapan jalur pendakian tersebut akan kembali dibuka lagi. Syarif Hidayat mengatakan, proses pemeriksaan dan evaluasi tapak pendakian tersebut sedang dalam tahap persiapan.

"Untuk para pecinta Gunung Semeru terutama pendaki kami mohon untuk bersabar dan memahami keadaan tersebut," ujarnya.

Syarif Hidayat menjelaskan proses pemeriksaan dan evaluasi tapak pendakian akan ada tim yang beranggotakan sekitar 20 orang yang terdiri atas petugas Balai Besar TNBTS, warga, dan sukarelawan menyisir jalur-jalur yang rawan longsor di Gunung Semeru.

Menurut data TNBTS, luasan hutan yang terbakar pada gunung berapi tertinggi ketiga di Indonesia itu mencapai 131 hektar.

Akibatnya sejak September 2019, lalu aktivitas pendakian di Gunung Semeru ditutup total, dikarenakan kebakaran hutan dan lahan.

Seperti diberitakan oleh ngopibareng.id sebelumnya, Hutan Gunung Semeru yang berada di kawasan TNBTS terbakar, sejak Selasa 16 September 2019, lalu.

Luasan lahan yang terbakar meliputi blok Kelik, Sumber Mani, Arcopodo dan kawasan Kalimati.

Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut. Sehingga menjadi gunung berapi tertinggi di Jawa Timur. Adapun puncak Gunung Semeru dinamakan Mahameru.

Di Indonesia, Gunung Semeru masuk dalam jajaran gunung berapi tertinggi ketiga, setelah Gunung Kerinci di Pulau Sumatera dan Gunung Rinjani, di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Sep 2020 21:35 WIB

Pulihkan Ekonomi, Khofifah Kucurkan Dana Rp28 Miliar

Jawa Timur

Kucuran dana untuk bantu ekonomi warga di tengah Covid-19.

20 Sep 2020 17:10 WIB

SMK Model PGRI 1 Mejayan Madiun Produksi Mobil Listrik

Nasional

Produksi mobil listrik saat pandemi corona.

20 Sep 2020 10:17 WIB

21 Ribu Kasus Covid-19 Muncul di Indonesia, 725 Meninggal Sepekan

Reportase

Sejumlah wilayah melakukan upaya berbeda.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...