Ustadz Shamsi Ali (foto: ist)

Welcoming Ramadhan ! (3)Keajaiban Ramadhan, Nikmat Spiritual ala Ustadz Shamsi Ali

13 May 2018 10:19

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

"Mungkin keajaiban terbesar bulan Ramadhan adalah transformasi kemasyarakatan (societal transformation) dari masyarakat jahiliyah ke masyarakat berperadaban (civilized), bahkan melebihi standar peradaban masanya." Imam Shamsi Ali

Tentu setiap aspek Ramadhan memiliki keutamaan besar. Setiap detik di dalamnya penuh dengan “fadhilat” atau kelebihan yang telah dijanjikan. Amalan sunnah diganjar dengan pahala wajib. Dan amalan wajib dilipat gandakan berkali-kali oleh Allah Yang Maha Rahman.

Kali ini saya akan menyebutkan tiga keajaiban yang terjadi di bulan Ramadhan , yang seringkali terlupakan dan terabaikan.

Di bukan inilah banyak peristiwa-peristiwa yang terjadi di luar nalar manusia. Bahkan nampak seperti mustahil, tapi menjadi realita di bulan ini.

Perang Badar yang terjadi di bulan ini dengan hasil yang ajaib. Secara kalkulasi manusia Muhammad SAW dengan jumlah tentara hanya 303 orang melawan musuhnya dengan kekuatan yang tidak saja secara jumlah tiga kali lipat lebih. Tapi juga dari segi peralatan militer lebih hebat dan kuat. Kenyataannya Allah SWT memberikan keajaiban itu di bulan Ramadhan . Muhammad SAW dan umatnya memenangkan peperangan itu di bulan Ramadhan.

 

Demikian pula dengan Fath Mekah. Keajaiban terpenting dari Fathu Makkah di bulan Ramadhan itu adalah penaklukkan sebuah kota atau negeri, yang dikenal suka berperang, justeru tidak sama sekali melalui pertumpahan darah. Ini adalah keajaiban karena terjadi di kalangan orang-orang yang suka perang, zaman kejahilan (jahiliyah), tapi semua twrwujud tanpa pertumpahan darah.

Mungkin keajaiban terbesar bulan Ramadhan adalah transformasi kemasyarakatan (societal transformation) dari masyarakat jahiliyah ke masyarakat berperadaban (civilized), bahkan melebihi standar peradaban masanya.

Siapa yang tidak mengenal kebobrokan masyakatat Arab jahiliyah? Jika anda mengenal kata “alcoholic” saat ini, maka alkohol masa itu menjadi darah daging mereka. Jika kini perzinahan menjadi lumrah, maka masa itu menjadi sebuah kebanggan jika seorang pria mampu menaklukkan banyak wanita. Jika kini eborsi menjadi biasa tanpa alasan, maka masa itu anak-anak wanita dikubur hidup-hidup.

Di Ramadhan itulah terjadi keajaiban luar biasa. Di bulan inilah awal dari terjadinya perubahan revolusionari dari kegelapan (zhulumat) menuju kepada cahaya (nuur). Dengan turunnya Al-Quran sebagai petunjuk hidup, Jazerah Arabia menjadi awal Lentera peradaban dunia. Dan semua itu berawal dari keajaiban besar yang terjadi di bulan Ramadhan . (bersambung)