Kazhakstan Tawarkan Jasa Pemindahan Ibu Kota ke Indonesia

11 Sep 2017 08:16 Nasional

Kesuksesan Kazhakstan membangun kota baru Astana sebagai sebuah ibu kota pengganti kota Almaty. Membuat Astana kini disulap menjadi kota futuristik yang cantik, jalan jalan yang lebar salah satunya ruas jembatan menyerupai Semanggi di Jakarta. Arsitektur kota Astana, mengadopsi gaya Rusia, mediterania, Eropa dan Cina.

Hal itu membuat Pemerintah Kazakhstan ingin menawarkan pengalaman mereka dalam memindahkan ibu kota negara pada Indonesia. Karena melihat Indonesia saat ini tengah membutuhkan jasa pemindahan ibu kota.

"Saya bilang begini, boleh tidak jadi penasehat? Yang menariknya, mereka justru dalam keadaan ekonomi yang sangat sulit waktu itu memindah ibu kota. Mereka bilang dengan senang hati, kirim saja orang ke sini. Nanti saya kasih tahu bagaimana caranya," ujar Wapres Kalla dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev disela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja sama Islam (KTT OKI), Minggu 10 September 2017 .

Dalam pertemuan bersahabat tersebut, juga membahas upaya peningkatan hubungan bateral khususnya bidang ekonomi. Kedua pihak sepakat untuk mendorong peningkatan arus perdagangan dan investasi dua arah. 

Di bidang perdagangan Kazakstan menawarkan pemanfaatan jaringan KA Astana-RRT guna mengatasi kendala transportssi dan geografis, mengingat Kazakstan sebuah negara tanpa pelabuhan. 

Sebaliknya Indonesia menawarkan partisipasi bank-bank syariah Indonesia dalam pengembangan sektor finansial di Astana.  

Di kota kebanggaan warga Kazhakstan, tersebut kini berlangsung KTT OKI tentang Iptek yang dihadiri sekitar 20 kepala negara dan juga Astana Expo 2017. (trs/ant)

Penulis : Haris Dwi


Bagikan artikel ini