Ilustrasi imunisasi. (Foto:Antara)

Kata Wapres, Imuninasi Tanpa Label Halal Boleh Diberikan Asal...

Nasional 20 February 2020 12:16 WIB

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan imunisasi yang belum mendapat sertifikat halal boleh diberikan kepada masyarakat selama dalam keadaan darurat atau berpotensi bahaya jika tidak diberikan.

"Karena darurat, dibolehkan menggunakan bahan yang tidak halal kalau itu membahayakan banyak orang, sebelum ditemukan bahan yang halalnya atau vaksin yang halal," kata Wapres Ma’ruf saat beruadiensi dengan Da’i Kesehatan di Bazaar Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis.

Tujuannya, kata Wapres, agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya imunisasi pada anak, sehingga jumlah anak yang mendapatkan imunisasi semakin meningkat.

MUI, tambah Wapres, sudah membolehkan pemberian imunisasi dan vaksin yang belum berstandar halal jika dampaknya berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

"Dalam MUI itu, kalau ada barang yang tidak halal, itu memang tidak boleh. Tetapi, kalau bahayanya besar, maka MUI membolehkan karena darurat," ujarnya.

Oleh karena itu, Wapres Ma’ruf mengingatkan kepada para da’i kesehatan di NTB untuk meyakinkan masyarakat supaya mau diimunisasi. Masyarakat harus diberi pemahaman mengenai dampak kesehatan apabila anak-anak tidak mendapat imunisasi.

"Kemarin kan ada rubella, pernah juga dulu polio. Jadi itu harus bisa menjelaskan apa akibat daripada anak kalau tidak diimunisasi. Bahkan polio itu kalau tidak diimunisasi, itu akan menyebar kepada yang lain," tambahnya. (Ant)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Apr 2020 15:30 WIB

Pasar Kapasan dan PGS Surabaya Resmi Ditutup 14 Hari

Surabaya

Guna mengurangi risiko penyebaran covid-19.

05 Apr 2020 15:10 WIB

Physical Distancing, Penumpang di Kereta Duduknya Berjarak

Surabaya

KAI belum menyusun rencana untuk mudik.

05 Apr 2020 14:45 WIB

Berjemur Melawan Covid-19, Ini yang Harus Diperhatikan

Nasional

Berjemur meningkatkan imunitas tubuh.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.