Kata Jokowi, Medsos Itu Bagai Media Tanpa Redaksi

Ngopibareng.id Politik 11 March 2018 05:17 WIB

Presiden Joko Widodo menyebut media sosial (medsos) bagai media tanpa redaksi yang membuat siapapun bisa menyampaikan aspirasi dengan lebih mudah.

"Tersedianya teknologi informasi khususnya sosial media memberi kesempatan warga negara untuk menyampaikan aspirasi, membuat pemimpin lebih mudah mendengar rakyat, interaksi sosial lebih mudah dan gampang. Tapi bagai media tanpa redaksi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tahun 2018 Partai Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC), Babakan Madang, Bogor, Sabtu, 10 Maret 2018.

Menurut dia media sosial kerap digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang merugikan termasuk menyampaikan berita bohong, hoax, tempat saling hujat, mencemooh, mencela, dan mengumbar kebencian.

Hal itu, justru kata dia, membawa keresahan di kalangan masyarakat.

Namun, menurut Jokowi, hal itu menjadi fenomena yang terjadi di hampir semua negara tak hanya di Indonesia.

"Setiap pemimpin juga kaget dengan pemberitaan di sosmed. Misal ada berita puluhan tentara RRC masuk lewat Bandara Soekarno Hatta. Setelah kita cek ke kepolisian berita itu enggak ada dan enggak benar," katanya.

Kemudian ia mencontohkan informasi lain terkait adanya kasus penyerangan terhadap ulama.

"Isunya di medsos 41 kasus. Setelah dicek enggak benar. Yang benar hanya 3 kasus yang sedang dalam penanganan serius oleh polisi," katanya.

Ia berpendapat hal seperti itu hampir tidak mungkin jika tidak diketahui luas, oleh karena itu Presiden kemudian menduga ada unsur kesengajaan isu itu diembuskan untuk memperkeruh suasana.

Hal inilah yang kata dia harus dicegah dan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Dan ini tegas ia sampaikan ke polri agar menindak tegas pelakunya.

"Artinya demokrasi kita sudah cukup baik tapi mesti diperbaiki lagi. Upaya pembebasan kehidupan berpolitik harus terus dilakukan," kata Jokowi.

Partai Demokrat menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) tahun 2018 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.

Acara rapat partai berlatar dominan biru itu digelar selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, 10-11 Maret 2018. (frd/ant)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Oct 2020 07:21 WIB

Presiden Yakin Perekonomian Indonesia akan Pulih

Nasional

Virus corona menyebabkan dampak pada perekonomian dunia.

24 Oct 2020 16:45 WIB

Hari Dokter Nasional, Jokowi Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih

Nasional

135 orang dokter meninggal selama pandemi.

23 Oct 2020 19:38 WIB

Polisi Proses Mahasiswa yang Bawa Poster Jokowi Mirip Pinokio

Jawa Timur

Kapolresta Malang mengaku tak bisa menelorir lambang negara dihina.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...