Pihak kepolisian bersama aparat Desa Pakis saat mendatangi lokasi rumah ibu yang menyekap 4 anaknya (foto: istimewa)

Ibu Sekap Empat Anak, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan RSJ Lawang

Kriminalitas 06 January 2020 20:06 WIB

Polisi menunggu hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Radjiman Wediodiningrat, Lawang, dalam perkara penyekapan empat anak oleh ibu kandungnya sendiri, yakni Artimutinah, usia 62 tahun.

Hasil observasi dari RSJ dibutuhkan setelah muncul dugaan gangguan jiwa yang dialami oleh pelaku beserta empat anaknya.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, menyatakan jika pihaknya masih menunggu hasil observasi dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, untuk mendalami perkara tersebut.

"Untuk hasil pemeriksaan kejiwaan kami masih menunggu hasil observasi dari RSJ Lawang. Nanti kami kabari lebih lanjut," terangnya.

Sementara, Kepala Sub Bagian Hukum, Organisasi dan Hubungan Masyarakat RSJ Lawang, Ribut Supriyatin, saat dihubungi ngopibareng.id, belum bisa memberikan keterangan.

"Mohon maaf mas. Saya masih perlu koordinasi dulu, hari ini juga bertepatan sama proses akreditasi," terangnya.

Dihubungi terpisah, Kassubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

"Masih dalam proses pendalaman," ujarnya singkat saat dikonfirmasi ngopibareng.id pada Senin 6 Januari 2020.

Ketika ditanya mengenai penemuan sesajen di dalam ruang kamar terduga pelaku penyekapan di di Desa Banjarejo, Pakis, Kabupaten Malang, RT 04, RW 02, Ainun mengatakan masih dalam tahap penyelidikan.

Seperti diberitakan oleh ngopibareng.id sebelumnya, Artimutinah, usia 62 tahun, menyekap empat anak kandungnya di dalam rumahnya selama 20 tahun di Desa Banjarejo, Pakis, Kabupaten Malang, RT 04, RW 02.

Keempat orang tersebut yaitu Asminiwati, usia 45 tahun, Titin Yuliarsih, usia 42 tahun, Virnawati, usia 40 tahun dan Anis Mufidah.

Kejadian ini diketahui saat anak keempat terduga pelaku, Anis Mufidah, keluar rumah beberapa hari yang lalu, dan kemudian diajak ngobrol oleh warga.

Saat itu, Anis bercerita bahwa ia dan ketiga saudara perempuannya dilarang keluar rumah oleh ibunya.

Kini ibu beserta empat anaknya berada dalam perawatan RSJ Lawang.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

18 Sep 2020 14:20 WIB

Pelanggar Protokol di Kota Malang Terbanyak, ini Kata Walikota

Jawa Timur

Kota Malang peringkat pertama pelanggar protokol kesehatan.

18 Sep 2020 14:05 WIB

Ditilang Karena Tak Bermasker Dalam Mobil, Ini Kata Jubir Satgas

Nasional

Penggunaan masker dalam mobil tetap diharuskan karena berada di luar rumah

18 Sep 2020 13:45 WIB

Surabaya Masuk Daftar Kandidat Tempat Pembukaan Piala Dunia

Dunia

Menpora nilai Surabaya paling siap.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...