Menteri BUMN Erick Thohir pecat Dirut Garuda Indonesia, Ari Ashkara. (Foto: Asmanu/Ngopibareng.id)
Menteri BUMN Erick Thohir pecat Dirut Garuda Indonesia, Ari Ashkara. (Foto: Asmanu/Ngopibareng.id)

Kasus Motor Ilegal, Menteri BUMN Pecat Dirut Garuda

Ngopibareng.id Nasional 05 December 2019 16:40 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir akan memecat Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara terkait kasus sepeda motor Brompton dan Harley Davidson yang ditemukan di dalam pesawat baru Garuda Airbus A330-900 oleh Bea Cukai beberapa waktu lalu.  

"Dengan itu saya sebagai Kementerian BUMN tentu akan memberhentikan saudara Direktur Utama Garuda," tegas Erick Thohir, saat konferensi pers pada Kamis 5 Desember 2019 di Kementerian Keuangan, Jakarta.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi dan tiga anggota Komisi XI DPR RI.

Diketahui, Garuda Indonesia mendatangkan pesawat baru, yakni Airbus A330-900 yang bertolak dari Toulouse, Prancis, pada Sabtu 16 November 2019 dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng pada Minggu, 17 November siang.

Pesawat itu mendarat di hanggar nomor 4 milik Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia.

Pada bagasi pesawat anyar tersebut, pihak Bea Cukai menemukan beberapa spare part motor besar yang tidak diproduksi di Indonesia. Kasus ini kemudian viral di media karena ada dugaan kedua sepeda ini segaja dimasukkan ke Indonesia secara ilegal.

Sebelumnya, Erick menyarankan direksi PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) untuk mundur sesegera mungkin jika memang bersalah dalam kasus tersebut.

"Saya kan kemarin sudah saran bahwa sebelum dicopot lebih baik mengundurkan diri, kalau memang sudah merasa salah. Ya kan? Kita harus berjiwa samurai lah," katanya.

Namun, hingga konferensi pers tersebut digelar, tidak ada direksi PT Garuda Indonesia Tbk. yang mengundurkan diri dari jabatannya.

Penulis : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Oct 2020 21:15 WIB

LaNyalla Apresiasi UMKM Bertahan di Tengah Pandemi

Ekonomi dan Bisnis

UMKM jadi tulang punggung ekonomi Jatim.

25 Oct 2020 21:09 WIB

Masa Depan Surabaya, Eri: Bentuk Generasi Toleran Sejak Dini

Pilkada

Ia ingin Surabaya bisa seperti Singapura yang multikultural

25 Oct 2020 20:50 WIB

Kelompok Tani Wanita Produksi Nasi Tiwul Khas Lereng Wilis

Jawa Timur

Nasi tiwul ini dikemas agar menarik pembeli.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...