Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan. (Foto: Haris/ngopibareng.id)

Kapolda Temukan Puluhan Bom Molotov di Polsek Tambelangan

Jawa Timur 23 May 2019 14:32 WIB

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menceritakan temuan di lokasi pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang, Madura. Ia menjelaskan, ada 30 botol yang diduga digunakan pelaku untuk membakar markas polisi itu.

Berdasarkan olah TKP, Luki mengatakan, ada sejumlah botol yang berisi bahan bakar (bensin), yang diduga itu adalah molotov yang digunakan pelaku untuk membakar Polsek.

"Di TKP tim inafis dari Surabaya sudah ada, sudah melakukan identifikasi. Di sana memang banyak ditemukan botol atau molotov botol yang dilempar dari luar pagar. Banyak yang tercecer botol yang berisi bensin, hampir kurang lebih 30 botol yang belum sempat dipakai," kata Luki, usai meninjau lokasi, Kamis 23 Mei 2019.

Luki juga menceritakan kondisi Polsek Tambelangan yang sudah terbakar habis. Dia juga menyebut kebakaran tak hanya melalap habis bangunan, namun ada 3 mobil dan 11 motor yang ikut terbakar.

"Kami sudah meninjau lokasi, kami melihat langsung Polsek itu sudah habis terbakar, ada mobil dinas dua, kendaraan roda duanya satu, yang 10 kendaraan pribadi. Dan ada satu mobil warga masyarakat yang titip di sana juga ikut terbakar habis," lanjut dia.

Luki menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan Forkopimda. Koordinasi ini diharapkan mampu meredam aksi massa agar kejadian serupa tak terulang.

 

Seperti diketahui, pagi tadi Kapolda bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja meninjau langsung Mapolsek Tambelengan, Sampang, Madura. Kedatangan mereka tentu memastikan kondisi di sana aman dan kondusif. (hrs)

Penulis : Haris Dwi

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Aug 2020 01:34 WIB

Cegah Pengambilan Paksa Jenazah, Pemkot Malang Ingatkan RS

Jawa Timur

Terkait video viral pengambilan paksa jenazah di Malang.

12 Aug 2020 00:30 WIB

Bertambah 20 Orang, Kasus Covid-19 di Pasuruan Total 737 Kasus

Ngopibareng Pasuruan

Dalam sehari kasus baru covid-19 di Pasuruan bertambah 20 orang.

11 Aug 2020 23:34 WIB

BNI Dukung Ketahanan Pangan Lewat KUR untuk Petani

BNI Peduli

Bekerjasama dengan Kementerian Pertanian.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...