Ilustrasi PSBB Surabaya. (Foto: Fa Vidhi/Ngopibareng.id)

Kapan dan Apa Saja Bantuan Warga Terdampak PSBB Surabaya?

Jawa Timur 26 April 2020 16:55 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mendistribusikan sembako kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada Senin 27 April 2020 nanti selama masa PSBB Surabaya diberlakukan. Bantuan yang dikirimkan berupa bahan pokok, tidak ada bantuan berupa uang.

Hanya saja, bantuan tersebut tidak dikirimkan setiap hari, tapi sebulan sekali atau selama PSBB diberlakukan alias 14 hari.

“Bantuan diberikan untuk sekian waktu ke depan. Tidak setiap hari kita kasih. Kalau setiap hari, mending kita kasih per makanan. Bantuan bisa selama satu bulan atau 14 hari, nanti kita informasikan,” ujar M. Fikser, Koordinator Protokol Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya.

Bantuan ini disalurkan bertujuan agar warga tak lagi kesulitan mencari bahan pangan selama PSBB Surabaya berlangsung.

Seperti disebutkan Fikser, bantuan berupa bahan pokok seperti beras, abon, mie instan, dan lain-lain. Hanya saja, untuk lebih detilnya, termasuk jumlahnya belum bisa ia sebutkan karena belum dicek. “Yang pasti, bantuan ini cukup untuk beberapa hari. Sehingga bisa meringankan beban wargadi tengah wabah,” katanya.

Fikser menegaskan, tak semua warga bisa mendapatkan bahan pokok gratis ini. Selain yang tercatat dalam data MBR yang sudah dimiliki Pemkot Surabaya, penerima bantuan ini harus penduduk asli Surabaya.

“Yang tercover warga Surabaya. Kita sudah punya data MBR, kita harus pakai data itu. Nanti juga ada penambahan dari dampak Covid-19 yang sudah kami miliki,” jelasnya.

Pemkot Surabaya, akan memberikan langsung bantuan tersebut kepada kelurahan yang sudah di data. Kemudian petugas di sana memberikan ke masyarakat yang terkena dampak dari PSBB tersebut.

“Prosesnya nanti lewat kelurahan, nanti kelurahan yang membagikan, kan mereka yang tahu warganya,” ungkap Fikser.

Sementara itu, Pemkot Surabaya juga sudah bertemu dengan para stakeholder, yang meliputi lurah, camat, pengelola perumahan serta para pemimpin perusahaan. Mediasi tersebut dilakukan, guna mensosialisasikan detil PSBB agar dapat berjalan dengan baik.

Penulis : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Sep 2020 09:50 WIB

Cegah Klaster, Bawaslu Banyuwangi Bentuk Pokja Pencegah Covid-19

Pilkada

Pokja pencegah Covid-19 terdiri unsur Polri, TNI, Bawaslu, dan pemerintah.

24 Sep 2020 09:20 WIB

Mengapa Perselingkuhan Bisa Terjadi?

Konsultasi Psikologi

Kenali tanda-tanda perselingkuhan dan solusi permasalahannya.

24 Sep 2020 07:26 WIB

Menara Eiffel Diancam Bom, Begini Evakuasi Polisi pada Turis

Internasional

Teror bom dari penelepon misterius

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...