Kapal Nelayan Terbakar di Dermaga Pelabuhan Probolinggo

14 Oct 2018 19:41 Jawa Timur

Sebuah kapal nelayan, Kapal Motor (KM) Friends terbakar habis saat bersandar di dermaga Pelabuhan Perikanan Mayangan (PPM), Kota Probolinggo, Minggu, 14 Oktober 2018 siang. Penyebab terbakarnya kapal asal Tanjung Balai, Sumut yang sedang bongkar muat itu belum diketahui.

Muhammad Ali, pekerja konstruksi proyek dok di kawasan PPM mengatakan, awalnya dirinya menyaksikan ada kepulan asap hitam disusul munculnya kobaran api dari arah kapal-kapal nelayan yang sedang bersandar di dermaga.

"Saya langsung berteriak-teriak kalau ada kapal terbakar," ujarnya.

Saksi lain, Roni (35), warga setempat mengaku, menyaksikan ketika pertama kali KM Friends terbakar.

"Sekitar pukul 11.00, ada asap tebal disusul kobaran api, beberapa saat kemudian terdengar ledakan dari kapal yang terbakar," ujarnya.

Agar kobaran api tidak menyambar kapal-kapal lain yang berdekatan, KM Friends kemudian didorong arah timur di kolam dermaga. Sebanyak tiga mobil pemadam kebakaran (damkar) kemudian berusaha memadam kobaran api.

Api berhasil dipadamkan sekitar tiga jam kemudian tetapi kondisi kapal kayu itu sudah berubah menjadi arang. Polsek Mayangan dibantu Polresta Probolinggo kini menyelidiki penyebab kebakaran kapal bertonase 40 gross tons (GT) itu.

"Konsentrasi kami yang penting api padam dulu, barulah setelah itu kami menyelidiki penyebab kebakaran," ujar Wakapolresta Probolinggo, Kompol Djumadi.  

Sementara itu anak buah kapal (ABK) KM Friends, Dedi Kurniawan (50) mengatakan, belum tahu penyebab kebakaran. Soalnya, saat kebakaran dirinya tidak berada di pelabuhan.

"Belum tahu pasti penyebab kebakaran. Yang jelas, KM Friends milik PT Lautan Berlian Indah. Pemilik kebetulan lagi di luar kota, langsung kami kabari,” ujarnya. KM Friends biasa menangkap ikan di laut lepas di kawasan Indonesia timur seperti Laut Arafuru.

Disinggung kerugian material akibat kebakaran KM Friends, Dedi mengaku, belum bisa memastikan. “Belum tahu persis, bisa miliaran kerugiannya,” ujarnya. (isa)

Reporter/Penulis : Witanto


Bagikan artikel ini