Gambar Walikota Surabaya Risma Triharini di komplek Balai Pemuda Surabaya, di depan bekas masjid Assakinah serta kantor DKS dan BMS, Selasa 27 Februari sore. (foto: m.anis)

Kantor DKS dan BMS di Komplek Balai Pemuda Sudah Diratakan dengan Tanah

27 Feb 2018 19:25

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Bangunan dua lantai yang selama ini jadi sekretariat DKS (Dewan Kesenian Surabaya) dan BMS (Bengkel Muda Surabaya) di komplek Balai Pemuda sudah dihancurkan.

Lokasi DKS dan BMS  ini  tadinya berada di belakang masjid Assakinah yang sudah lebih dahulu diratakan dengan tanah.

Di gedung ini sebelumnya DKS menempati lantai bawah sedang BMS di lantai atas. Sementara proyek pembangunan masjid, kantor DPRD Surabaya dan ruangan untuk DKS dan BMS sedang berjalan, sekretariat kedua organisasi  kesenian itu   ditempatkan di ruang Merah Putih, bersebelahan dengan ruang sementara untuk masjid Assakinah.

Masjid Assakinah serta kantor DKS dan BMS di komplek Balai pemuda Surabaya sudah rata dengan tanah. (foto: m.anis)

Gedung DPRD Surabaya yang lama, sudah dipotong. Nantinya akan disambungkan dengan gedung yang baru delapan lantai, yang diharapkan bisa selesai  dalam waktu 10 bulan, dengan batas waktu sampai 31 Desember 2018.

Nilai proyeknya Rp 55 milyar, tidak termasuk proyek pembangunan masjid Assakinah yang rencananya dibangun ulang di atas tanah, tidak menjadi bagian dari gedung 8 lantai. Luas masjid Assakinah nanti menurut Kepala Dinas PRKP Cipta Karya Pemkot Surabaya Ery Cahyadi beberapa waktu lalu, lebih luas dibanding masjid yang lama.  

Kontraktor yang berhasil memenangkan tender proyek gedung baru DPRD ini adalah PT Tiara Multi Teknik. (nis)