Kaesang Pangarep Wisuda, Ini Profil Kampusnya di Singapura

09 Oct 2019 21:27 Pendidikan

Kaesang Pangarep akhirnya lulus kuliah, setelah empat tahun mengenyam pendidikan di Singapore University of Social Sciences (SUSS), dulunya bernama SIM University.

Kaesang mendapat gelar Bachelor of Science dalam bidang Pemasaran. Cowok 24 tahun ini juga salah satu penerima Executive Management Programme Alumni Entrepreneurship Award yang diberikan kepada siswa dengan 'Semangat wirausaha yang kuat'.

Tentu prestasi seperti ini sangat membanggakan di mana Kaesang Pangarep memang memiliki banyak bisnis.

Fakta bahwa Kaesang Pangarep merupakan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), ternyata tak banyak diketahui oleh mahasiswa SUSS.

Semua mata pun tertuju pada Kaesang ketika identitasnya terungkap saat acara wisuda, Rabu 9 Oktober 2019.

Pasalnya, Jokowi dan sang istri, Iriana Jokowi hadir di momen penting putranya tersebut. Bahkan, Presiden Singapura, Halimah Yacob juga turut hadir dan memimpin upacara pembukaan acara tersebut.

Sebelum kuliah di SUSS, Kaesang Pangarep juga bersekolah di Singapura yaitu di Anglo-Chinese School (International). Sang kakak, Gibran Rakabuming Raka, juga lulus kuliah dari Singapura yaitu Management Development Institute of Singapore pada 2007.

Profil SUSS

SUSS dulunya bernama SIM University. Namanya berubah pada pada tahun 2017 setelah berada di bawah Kementerian Pendidikan Singapura.

Dikutip dari situsnya, universitas tersebut memegang visi pembelajaran seumur hidup. SUSS mengusung nilai-nilai semangat pembelajaran, passion untuk komunitas, integritas, penghormatan dan kepercayaan, inovasi untuk kesempurnaan, serta kerja sama.

SUSS terdiri dari S R Nathan School of Human Development, School of Business, School of Humanities and Behavioural Sciences, School of Law, dan School of Science and Technology. Saat ini, Presiden SUSS adalah Professor Cheong Hee Kiat.

Pada tahun 2018, SUSS meluncurkan College of Lifelong and Experiential Learning yang terdiri dari Centre for Continuing and Professional Education, Centre for University Core, dan Centre for Experiential Learning.

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini