Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto:Antara)

Jusuf Kalla: Pilih Lokasi Ibu Kota Baru Sangat Tidak Mudah

Nasional 30 April 2019 12:09 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan memilih lokasi di luar Pulau Jawa sebagai ibu kota baru Indonesia tidaklah mudah, karena ada sedikitnya 10 syarat yang harus dipenuhi.

"Belum diputuskan dimananya, karena ada syaratnya lagi, ada 10 syaratnya. Sudah disepakati syaratnya, yang diajukan Bappenas itu. Syaratnya berat memang, memilihnya tidak mudah," kata Wapres JK, di Istana Wakil Presiden Jakarta, Selasa.

JK menjelaskan syarat-syarat tersebut antara lain letaknya harus strategis berada di tengah Indonesia, penduduknya harus mempunyai tingkat toleransi baik, memiliki risiko kecil terhadap bencana alam, dan daerah tersebut harus memiliki sedikitnya 60.000 hektare lahan kosong.

"Boleh di Kalimantan, boleh di Sulawesi. Contohnya yang memenuhi di tengah itu Sulawesi, tapi tidak ada lahan kosong yang siap. Ada lagi yang siap, ada bahaya patahan-patahan di situ," katanya pula.

Sebelumnya, Pemerintah memutuskan akan memindahkan ibu kota pemerintahan dari DKI Jakarta ke daerah lain di luar Pulau Jawa dengan sejumlah pertimbangan.

Berdasarkan kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), ada tiga opsi pemindahan ibu kota Pemerintahan Indonesia.

Opsi pertama, ibu kota tetap berada di sekitar Istana Kepresidenan dan Monumen Nasional Jakarta dengan kantor-kantor pemerintahan di kawasan tersebut. Opsi kedua, ibu kota pemerintah dipindahkan ke kawasan yang dekat dengan DKI Jakarta, yakni sekitar Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek).

Opsi terakhir, ibu kota Pemerintahan Indonesia dipindahkan dari DKI Jakarta ke daerah lain di luar Pulau Jawa.

Sedangkan Kajian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemindahan kantor pemerintahan, pemukiman penduduk dan infrastruktur ibu kota yang baru memerlukan waktu empat hingga lima tahun. (an/ar)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Jun 2020 14:27 WIB

Rp 1,4 Triliun untuk Bangun Bendungan Air Bersih di Ibu Kota Baru

Nasional

Rp800 miliar untuk pembebasan lahan, Rp676 miliar untuk pembangunan fisik,

17 Jun 2020 16:31 WIB

Di Masjid Al Akbar, JK Dorong Masjid Berperan Perbanyak Muzaki

Reportase

Saatnya masjid ikut memakmurkan jamaahnya. Tidak hanya memakmurkan masjid.

17 Jun 2020 13:50 WIB

PMI Siap Bantu Jatim Lakukan Donor Plasma Convalescent

Jawa Timur

Untuk mendapat stok plasma darah bagi pasien Covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...