Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama pembalap, Tinton Suprapto dan Ananda Mikola meninjau Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Selasa 6 Maret 2018. Biro Pers Setpres)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama pembalap, Tinton Suprapto dan Ananda Mikola meninjau Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Selasa 6 Maret 2018. Biro Pers Setpres)

Jokowi Ingin Indonesia Mampu Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021

Ngopibareng.id MotoGP 07 March 2018 02:09 WIB

Presiden Joko Widodo berharap Indonesia bisa menjadi tuan rumah MotoGP pada 2021 mendatang. Hal ini dikatakannya saat mengunjungi Sirkuit Sentul, Selasa 6 Maret 2018.

"Sebagai penggemar motor, saya juga ingin lihat kita bisa jadi tuan rumah ajang besar seperti MotoGP," tulis Jokowi lewat akun Instagramnya.

Jokowi mengatakan, Indonesia saat ini sudah mempunyai banyak pebalap handal yang mampu bersaing di ajang MotoGP.

"Kita punya banyak pebalap handal. Semoga 2021 dapat terwujud," sambung tulisan Jokowi.

Presiden juga menjelaskan, peluang Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP sudah muncul sejak musim 2017. Rancangan baru Sirkuit Sentul untuk ikut balap kuda besi itu pun sudah beredar ke publik

Namun ketiadaan dana untuk merenovasi sirkuit akhirnya membuat Indonesia batal menjadi tuan rumah. Dorna selaku operator MotoGP menganggap Sirkuit Sentul jauh dari kata layak.

Dengan rencana tersebut, presiden mengaku sangat mendukung potensi pariwisata yang ada di Indonesia. Apalagi bila hal tersebut dikaitkan dengan jumlah penggemar olahraga balap motor yang juga sangat banyak.

"Ini bagus sekali karena kita tahu bahwa pasar sepeda motor di Indonesia besar sekali. Penggemar motor (balap) juga berapa juta yang ada di Indonesia. Ini saya kira sebuah industri pariwisata yang bisa kita hidupkan," ujarnya. (hrs)

Penulis : Haris Dwi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Oct 2020 23:35 WIB

Diterpa Gelombang Kedua, Negara di Eropa Lockdown Lagi

Internasional

Jerman dan Prancis terapkan lockdown lagi.

29 Oct 2020 22:45 WIB

Soal Boikot Produk, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Nasional

Meminta agar ada konfirmasi dari Dubes Prancis.

29 Oct 2020 22:30 WIB

Penusukan di Prancis, Peringatan Maulid Nabi Dibatalkan

Internasional

Sebagai bentuk berkabung dan solidaritas.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...