Salah satu uanggahan hoaks tentang Presiden Jokowi. (Foto:Istimewa)

Jokowi akan Menetap di Singapura Setelah Lengser?

Nasional 24 May 2020 17:17 WIB

Telah beredar di medsos, sebuah unggahan yang menyatakan niat Jokowi untuk pindah menjadi warga negara Singapura, kelak ketika sudah tidak menjabat sebagai Presiden RI.

Unggahan yang sekilas terlihat seperti judul berita dengan memuat foto Presiden Jokowi yang sedang menggunakan kemeja putih itu  direspon banyak netizen. Pada lini masanya, pengguna Facebook tersebut turut membubuhkan narasi sebagai berikut: 

"Setujukah kalian guys jika pak Jokowidodo dan pak Ma'Ruf Amin itu dengan Secepatnya itu juga akan di lengser kan itu nih guys, ha? Guys. Kalo saya sih sangat setuju nih guys bagaimana dengan dengan kalian nih guys ha? Guys.
#LengserkanJokowidodo. #LengserkanJokowidodo. #LengserkanJokowidodo. #LengserkanDanTumbangkanJokowidodo. #LengserkanDanTumbangkanJokowidodoDanMa'RufAmin."


Namun, benarkah unggahan terkait rencana Presiden Jokowi yang akan pindah menjadi warga negara Singapura setelah lengser?

Sejumlah portal berita sempat memuat kabar yang menyatakan Presiden Jokowi akan menetap di Singapura setelah lengser. Kabar itu muncul pada Mei 2019.

Namun, berita-berita yang muncul itu tidak memuat pernyataan langsung dari Presiden Jokowi. Mereka justru mengutip unggahan akun Twitter @AdvokatBS pada 4 Mei 2019. 

Akun @AdvokatBS dalam unggahannya juga menuliskan staf kepala negara sudah mengajukan permohonan permanent resident ke Pemerintah Singapura.

Walau demikian, akun itu tidak memberikan bukti atas pernyataannya di Twitter, sehingga cuitannya dinilai sebagai informasi yang direkayasa.

Sebagaimana kasus di Twitter, narasi yang baru-baru ini diunggah pemilik akun Facebook, soal rencana Presiden Jokowi untuk pindah ke Singapura setelah lengser, juga tidak diperkuat dengan pernyataan langsung dari mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. 

Dengan demikian, unggahan di medsos  itu dapat dikategorikan sebagai informasi bohong alias hoaks, yang sudah pernah tersebar, namun kembali dimunculkan ke publik dengan kemasan baru. Demikian, harap maklum.  (ant)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Sep 2020 18:20 WIB

Wapres Bicara Soal K-Pop

Nasional

Wapres Ma'ruf Amin berharap K-Pop mendorong anak-anak muda Indonesia

20 Sep 2020 18:16 WIB

Satpol PP Pemkab Banyumas Dilarang Pakai Masker Scuba

Nasional

Dilarang pakai masker scuba di lingkungan Satpol PP Pemkab Banyumas.

20 Sep 2020 18:09 WIB

Mendikbud: Sejarah Adalah Tulang Punggung Identitas Bangsa

Nasional

Mendikbud pelajaran sejarah akan dihapuskan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...