Calon Walikota Surabaya Eri Cahyadi ketika bertemu dengan para guru ngaji. (Foto: Dok. PDI Perjuangan)
Calon Walikota Surabaya Eri Cahyadi ketika bertemu dengan para guru ngaji. (Foto: Dok. PDI Perjuangan)

Janji Eri akan Tingkatkan Pemasukan Guru Ngaji

Ngopibareng.id Pilkada 16 October 2020 17:53 WIB

Calon Walikota (Cawali) Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi, bakal meningkatkan insentif guru keagamaan, termasuk para guru ngaji TPQ. Menurut Eri, selama ini Pemkot Surabaya telah memberikan perhatian besar kepada para guru TPQ dengan memberikan insentif sebesar Rp 400.000 per bulan.

“Untuk guru TPQ, nantinya kita tambah menjadi Rp500 ribu perbulan. Itu bentuk perhatian kepada beliau-beliau yang mengabdikan diri membentuk karakter warga berakhlakul karimah. Demikian pula guru keagamaan semua lintas agama akan mendapat perhatian yang sama,” jelas Eri disela menghadiri deklarasi dukungan dari para guru ngaji TPA/TPQ dan Khotmil Quran, di Kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya, Kamis 15 Oktober 2020 malam.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini mengatakan, Surabaya akan menjadi kota yang nyaman dan aman ketika orang-orangnya memiliki akhlakul karimah. Akhlak yang baik itu, perlu dibentuk sejak masih anak-anak sehingga akan terpatri sejak kecil.

“Siapakah yang paling pas menjadi pemimpin sejati itu? Yakni mereka yang paling dekat dengan maysarakat dan anak-anak. Salah satunya adalah para guru ngaji. Beliau-beliau ini yang membentuk karakter akhlakul karimah anak-anak Surabaya dari sisi agama. Makanya sudah sewarjarnya jika kami akan memberikan perhatian kepada beliau-beliau, meski beliau-beliau juga ikhlas mengajarnya,” ungkapnya.

Eri menegaskan, pembangunan pekerjaan infrastruktur di Kota Pahlawan sudah hampir selesai semua. Ke depan waktunya pembangunan sumber daya manusia (SDM). “Harapan saya adalah, jika nanti generasi penerus ini memiliki akhlak yang baik, saat mereka menjadi pemimpin kelak atas landasan agama, pasti untuk kepentingan umat bukan untuk kepentingan pribadi,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Wadah Guru Ngaji Surabaya (Wak Gus), Muhammad Alfan mengatakan, dukungan kepada pasangan Eri Cahyadi-Armudji dijatuhkan para guru ngaji berdasarkan musyawarah yang telah dilakukan, karena pasangan ini akan meneruskan kebaikan-kebaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Kita telah sepakat dan tekad bulat untuk mendukung Eri Cahyadi. Beliau telah berkomitmen untuk meneruskan kebaikan-kebaikan Bu Risma. Sesuatu yang baik jika diteruskan, hasilkan akan menjadi lebih baik. Makanya para guru ngaji yang tergabung dalam Wak Gus mendukung Eri-Armduji,” ungkapnya.

Rencana Eri Cahyadi yang akan menambah insentif para guru ngaji jika menjadi wali kota Surabaya nanti, lanjutnya, merupakan langkah yang sangat tepat. Sebab hal itu sebagai bentuk semangat dan apresiasi dari Eri Cahyadi.

“Total guru ngaji di Surabaya yang telah mendapat insentif dari Pemkto Surabaya itu sebsar 11.700 orang. Tentunya jika insentif ini ditambah, akan semakin meningkatkan kesejahteraan mereka. Tentu kami akan menyambut baik rencana Mas Eri Cahyadi tersebut. Semoga beliau jadi wali kota penerus Bu Risma,” pungkasnya. 

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Nov 2020 17:30 WIB

H-10 Coblosan, Er-Ji Ungguli MAJU di Survei Cyrus Network

Pilkada

MAJU diprediksi sulit kejar ketertinggalan

30 Nov 2020 17:13 WIB

Dinkes Jateng Koreksi Rilis Covid-19 oleh Satgas: Itu Tidak Benar

Nusantara

Menurut Dinkes Prov Jateng data satgas itu terjadi dobel data.

30 Nov 2020 17:08 WIB

Polda Jabar Anggap RS Ummi Bogor Lakukan Tindak Pidana Murni

Hukum

RS Ummi Bogor oleh Kapolda dianggap melakukan tindakan pidana murni.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...