Walikota Surabaya saat berkunjung ke Tropical Disease Center Unair. (Foto: Alief Sambogo/Ngopibareng.id)

Jika Alami Tanda Corona, Risma: Periksa ke RSUA, Gratis!

Surabaya 03 March 2020 17:56 WIB

Walikota Surabaya Tri Rismaharini meminta warga jika mengalami tanda-tanda panas, batuk, pilek, sakit kepala, hingga sesak nafas alias tanda-tanda penyakit corona, untuk langsung memeriksakan diri ke rumah sakit Universitas Airlangga Surabaya.

Menurutnya, Unair memiliki fasilitas dengan standar internasional untuk melakukan pemeriksaan hingga isolasi warga yang terjangkit virus corona.

"Kalau curiga badannya tak enak, tolong langsung periksa ke RS Unair ini. Mereka punya sarana dan prasana yang sudah mendukung," kata Risma saat melakukan kunjungan ke Tropical Disease Center Unair, Selasa 3 Maret 2020.

Risma menjanjikan biaya pemeriksaan akan ditanggung Pemerintah Kota Surabaya untuk warga yang datang dengan gejala seperti terjangkit virus corona. Bahkan jika lokasi rumah pasien atau warga jauh dari RS Unair, Risma mengatakan sudah menyediakan ambulan gratis dan petugas khusus. Petugas ini yang akan menjemput langsung ke rumahnya dan mengantarkan ke RS Unair.

"Kalau jauh tinggal panggil 112 aja. Minta diantar ke Unair, saya pastikan gratis. Kita siapkan ambulan khusus dan petugas khusus untuk penanganan awal hingga ke RS Unair. Biaya di RS juga gratis. Pokoknya kalau merasa nggak enak badan, langsung periksa," katanya.

Fasilitas itu ia berikan kepada masyarakat, setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan menjalin komunikasi rutin dengan Universitas Airlangga terkait penanganan dan pemeriksaan pasien atau warga yang terindikasi corona.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua orang warga Indonesia (WNI) yang positif terjangkit virus corona. Dua orang itu tertular dari seorang WNA Jepang saat berada di Indonesia.

"Ternyata orang (Jepang) yang kena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi di Istana Negara, Senin, 2 Maret 2020.

"Dicek pagi (kemarin) tadi, saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," ujar Jokowi.

Penemuan corona di Indonesia ini setelah seorang Jepang yang habis mengunjungi Indonesia dinyatakan positif corona setelah tiba di Malaysia. Pemerintah juga langsung menelusuri orang Jepang ini selama di Indonesia bergaul dengan siapa saja.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, dua orang ini tertular WN Jepang saat berkunjung ke Jakarta.

Dua orang WNI yang tertular corona ini merupakan warga Depok. "Rumahnya sudah kami cek, ibu dan anak, 61 dan 31 tahun. Sudah melakukan isolasi di rumah," ujarnya.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Sep 2020 19:23 WIB

2 Pegawai Positif, Kantor Dinas Penanaman Modal Kediri Ditutup

Jawa Timur

Dua pegawai kantor Dinas Penanaman Modal Kediri positif Covid-19.

23 Sep 2020 19:12 WIB

Warkop DKI Ulang Tahun ke-47

Selebriti

Indro merayakan ulang tahun Warkop DKI ke-47.

23 Sep 2020 18:57 WIB

Hasil Rapid Test Reaktif, Seorang Ibu Melahirkan di Ambulans

Human Interest

Seorang ibu melahirkan di ambulans saat dievakuasi ke RS rujukan Covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...