Jessica Iskandar Habiskan Setengah Miliar untuk Pengobatan Ayah

19 Apr 2019 12:00 Selebriti

Usai dibuat sedih dan khawatir dengan kondisi kesehatan Hardi Iskandar sang ayah yang menurun, kini Jessica Iskandar dapat berkumpul kembali dengan keluarga lengkapnya.
Dalam sebuah foto, Jessica Iskandar menampilkan potret keluarganya yang terdiri dari ayah, ibu, kakak serta putranya, El Barack.

Mereka kompak mengenakan busana bernuansa merah. Jessica Iskandar dan keluarga tampak memperlihatkan senyum bahagia menyambut kepulangan sang ayah.

Sebagaimana diketahui, ayah Jessica Iskandar jatuh sakit hingga harus dirawat intensif di salah satu rumah sakit Jakarta. Lantaran kondisi tak kunjung membaik selama hampir satu bulan, perawatan akhirnya dipindahkan ke rumah sakit Penang, Malaysia.

"Bersyukur sujud kepada Tuhan, papaku segar pulang kembali dari rumah sakit di Penang. Bisa duduk bisa berdiri. Namun ada hal yang sangat biadab dan jahat yang dialami ketika berada hampir sebulan dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta. Mendengar cerita yg dialami papa di jakarta, Dokter di Penang geleng-geleng kepala mengenai apa yang dialami papaku," ungkap ibu satu anak ini.

View this post on Instagram

Bersyukur sujud kepada Tuhan, papaku segar pulang kembali dari rumah sakit di Penang sore ini. Bisa duduk bisa berdiri. Namun ada hal yang sangat biadab dan jahat yang dialami ketika berada hampir sebulan dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta. Mendengar cerita yg dialami papa di jakarta, Dokter di Penang geleng-geleng kepala mengenai apa yang dialami papaku, gagal dioperasi 4x (selalu ditakut-takuti dokter untuk selalu ambil tindakan) namun keempat operasi yang gagal selalu ada alasan ini itu dari dokter. Pertama x operasi dimasukin 6x alat ke kemaluan papaku (gagal) kedua perut papaku di belek 15CM di buka ureternya (gagal) ketiga di bius untuk di tembak 2x dilakukan dalam 3 hari (gagal juga) batu masih ada di dalam ginjal pada saat itu. Ketika mau CT scan, kami ditakuti bila CT scan lagi bisa kanker. Perlakuan rumah sakit JKT yang lelet dan kurangnya penjelasan dokter sungguh sangat membingungkan keluarga. Dokter JKT cuma bilang kita ga tanggung jawab kalau tidak operasi sekarang. Setiap ada operasi begitu. Selalu ditakuti. Hampir sebulan dirawat dirumah sakit di JKT. Habis setengah milyar. Malam ini baru balik dari Penang, hanya 2 hari disana, Papa sudah disuruh pulang oleh dokter Penang. Karena dokter ngejelasin dengan jelas dan tindakan selalu akurat, cepat dan detail. Thank you rumah sakit Penang. Biayanya juga murah jauh. Bahkan pasien lain yang ke Penang juga mengutuk perlakuan rumah sakit disini. Aku nangis denger cerita-ceritanya. Ya Tuhan berikanlah keadilan untuk kami. Bagaimana menurut kalian?

A post shared by Jessica Iskandar (@inijedar) on

Melanjutkan keterangan fotonya, Jessica Iskandar mulai bercerita mengenai pengalaman buruk yang dialami ayahnya selama berobat di salah satu rumah sakit di Jakarta.

"Gagal dioperasi 4x (selalu ditakut-takuti dokter untuk selalu ambil tindakan) namun keempat operasi yang gagal selalu ada alasan ini itu dari dokter. Pertama x operasi dimasukin 6x alat ke kemaluan papaku (gagal) kedua perut papaku di belek 15 cm di buka ureternya (gagal) ketiga di bius untuk di tembak 2x dilakukan dalam 3 hari (gagal juga) batu masih ada di dalam ginjal pada saat itu," lanjut bintang "Dealova" ini.

"Ketika mau CT scan, kami ditakuti bila CT scan lagi bisa kanker. Perlakuan rumah sakit JKT yang lelet dan kurangnya penjelasan dokter sungguh sangat membingungkan keluarga. Dokter JKT cuma bilang kita ga tanggung jawab kalau tidak operasi sekarang. Setiap ada operasi begitu. Selalu ditakuti," beber kekasih Richard Kylie ini.

Biaya yang dikeluarkan keluarga Jessica Iskandar untuk pengobatan ayahnya di Indonesia pun tak tanggung-tanggung, yakni mencapai Rp 500 juta alias setengah miliar sendiri.

"Hampir sebulan dirawat dirumah sakit di JKT. Habis setengah milyar. Malam ini baru balik dari Penang, hanya 2 hari disana, Papa sudah disuruh pulang oleh dokter Penang. Karena dokter ngejelasin dengan jelas dan tindakan selalu akurat, cepat dan detail," sambung dia.

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini