Hari Darmawan ditemukan tewas di Sungai Ciliwung. (Foto: kolase)

Jenazah Hari Darmawan Jalani Visum

11 Mar 2018 04:31

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Jenazah Hari Darmawan ditemukan tewas di Sungai Ciliwung, sebelum dikremasi jenazah Pendiri Matahari itu menjalani visum di RSUD Ciawi, Bogor.

"Saat ini jenazah masih divisum di RSUD Ciawi," kata Kasubag Humas Polres Bogor Kabupaten, AKP Ita Puspitalena, di Bogor, Sabtu 10 Maret 2018.

Sebelum ditemukan tewas di Sungai Ciliwung, pemilik Taman Wisata Matahari (TWM) ini sempat dilaporkan hilang, Jumat malam. Sebelum kejadian Hari memberitahukan karyawannya hendak mengujungi vila yang berada dekat sungai.

Lokasi vila itu berada di dalam kawasan wisata Taman Matahari miliknya. Ia berangkat diantar oleh karyawannya. Namun, setelah stafnya pergi mengambil air minum, dan kembali ke lokasi, Hari sudah tidak ada di tempat.

Setelah itu Hari tidak ditemukan, sejumlah karyawan melakukan pencarian, dibantu tim SOAR Rafting TWM. Tim menemukan jenazahnya dengan jarak sekitar 100 meter dari lokasi diduga korban hilang.

Jenazah Hari ditemukan pertama kali oleh Dani Sudiana beserta empat rekannya yang tengah menyisir kali dengan menggunakan perahu karet. Tubuh korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB.

Berdasarkan keterangan Dani yang disampaikan Polres Bogor, tim menyisir kali dan saat berada di antara kali Lokawiratama, Desa Leuwimalangm dan Al Ikhlas, Desa Jogjongan. Dani melihat sesosok jenazah dalam posisi tengkurap dan tersangkut di batu kali.

Jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke kediaman Hari Darmawan di Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Visum dilakukan untuk kepentingan medis, jenazah dibawah ke RSUD Ciawi untuk divisum Et Raventum. (frd)