Jembatan Terbelah Saat Turis Berswafoto di Montigo Resort Batam

07 Nov 2019 23:37 Nasional

Jembatan atau pelantar yang ada di Montigo Resort, Nongsa, Batam, roboh pada Kamis, 7 November 2019 sore. Puluh orang wisatawan asal Singapura yang sedang berfoto sambil menyaksikan pemandangan laut diatas jembatan langsung terjatuh ke laut.

Akibat kejadian tersebut, belasan WNA mengalami luka-luka dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.

"Jembatan yang roboh disebabkan kemungkinan pondasi jembatan yang berupa kayu itu sudah lapuk jadi mengakibatkan robohnya jembatan," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga di RS Bhayangkara Batam, dikutip dari Antara.

Erlangga menyebut ada 13 orang terluka yang dibawa ke RS Bhayangkara. Lima orang lainnya yang mengalami luka ringan ditangani di lokasi.

"Dari 13 orang, ada dua orang luka berat. Sementara yang luka ringan sudah dibawa kembali ke Montigo Resort," sambungnya.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan sejumlah saksi.
Satreskrim Polresta Barelang memeriksa Chief Security dan Manager Montigo Resort terkait robohnya jembatan atau pelantar yang melukai belasan wisatawan asal Singapura.

Selain itu, tim identifikasi Polresta Barelang sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Namun karena kondisi gelap dan malam hari, olah TKP akan dilanjutkan Jumat siang.

Tinggi jembatan tersebut diperkirakan lebih dari dua meter. Diduga, kayu penopang jembatan tidak kuat menahan bobot yang terlalu banyak sehingga roboh, dan para korban berjatuhan.

Proses evakuasi robohnya jembatan di Montigo Resort Foto Istimewa
Proses evakuasi robohnya jembatan di Montigo Resort. (Foto: Istimewa)