Tokoh lintas agama di Alun-Alun Kota Malang saat acara deklarasi damai jelang pelantikan Presiden (Theo/ngopibareng.id)

Lintas Agama di Malang Gelar Deklarasi Damai

Jawa Timur 18 October 2019 23:41 WIB

Para pemuka agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang berharap kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih agar membawa Indonesia lebih baik lagi. 

Tokoh Konghucu, Bonsu Anton Priyono mengatakan ditangan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin Indonesia akan lebih baik dan mendunia.

"Harapannya supaya bisa mengikuti kemajuan dunia Internasional," katanya, Jumat 18 Oktober 2019, usai acara Deklarasi Damai Jelang Pelantikan Presiden di Alun-Alun Kota Malang.

Anton menambahkan, selama kepemimpinan Presiden Jokowi di periode sebelumnya kerukunan antarumat beragama telah terjaga. "Kami (pemuka agama) juga diajak untuk membangun negeri ini, menjaga persatuan dan kesatuan," ujarnya.

Ketua Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Malang, Dr. Stefanus Hadi, berharap, dalam 5 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi ke depan bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

"Harapan saya dengan dilantiknya presiden, akan membawa bangasa ini lebih maju dan sejahtera," katanya. 

Lanjut Stefanus, selama tiga periode keanggotaannya di FKUB Malang, kerukunan antar umat beragama sudah kondusif.

Sementara itu, Ketua Barisan Kader (Barikade) Gus Dur, Dersy Hariono mengatakan ke depan semua kebijakan Presiden Jokowi bisa berpihak kepada rakyat dan pemberantasan korupsi harus lebih tegas.

"Pemberantasan korupsi harus lebih tegas lagi, agar bisa menimbulkan efek jera kepada  para koruptor," ujarnya.

Dersy menilai, selama lima tahun kepemimpinan Presiden Jokowi sudah baik dan perlu ditingkat lagi. Namun, Dersy menyoroti, tumbuhnya gerakan radikal dan separatis di era kepemimpinan Presiden Jokowi.

"Itu yang perlu diantisipasi oleh Presiden ke depan, supaya tidak kecolongan seperti kasus Papua itu," katanya.

Dalam acara Deklarasi Damai Jelang Pelantikan Presiden hadir Wali Kota Malang Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, Ketua FKUB Kota Malang KH Ahmad Taufiq Kusuma.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

19 Sep 2020 13:59 WIB

RS Lapangan di Malang Dilengkapi Cafe Hingga Tempat Karaoke

Jawa Timur

Untuk tingkatkan imun tubuh pasien.

18 Sep 2020 14:20 WIB

Pelanggar Protokol di Kota Malang Terbanyak, ini Kata Walikota

Jawa Timur

Kota Malang peringkat pertama pelanggar protokol kesehatan.

15 Sep 2020 19:30 WIB

Besok, Sanksi Denda Rp100 Ribu Bagi Warga Tak Bermasker Berlaku

Jawa Timur

Pelanggar akan langsung di sidang di tempat.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...