Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab telah mengumumkan kepulangannya ke Indonesia, Selasa 10 November 2020, atau bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. (Foto: Istimewa)
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab telah mengumumkan kepulangannya ke Indonesia, Selasa 10 November 2020, atau bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. (Foto: Istimewa)

Jelang Kepulangan Rizieq Syihab, Ini Antisipasi Bandara Soetta

Ngopibareng.id Nasional 10 November 2020 01:00 WIB

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab, telah mengumumkan akan pulang ke Indonesia hari ini. Jika sesuai jadwal yang disampaikan pria 55 tahun itu di video Front TV, dia akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Selasa 10 November 2020 pukul 09.00 WIB, atau bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Plt Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar mengatakan PT Angkasa Pura II (Persero) selaku operator bandara siap melakukan antisipasi. Langkah ini dilakukan Meski belum ada kepastian dari pihak maskapai Saudi Airlines atau Saudia terkait waktu kedatangannya.

"AP II selaku operator kita siap mengantisipasi kedatangan (Rizieq Syihab), rencananya besok. Walaupun sampai sekarang kita masih belum ada kepastian dari maskapai (Saudia), mudah-mudahan masih on schedule (sesuai jadwal) besok kedatangan beliau di hari Selasa," kata Haerul kepada awak media.

Berbagai keamanan telah dipersiapkan. Selain dari pengamanan internal bandara yang berjumlah 970 orang, pihaknya meminta bantuan TNI/Polri untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik terutama di pintu masuk kedatangan.

"Kita dari AP II memastikan bahwa proses kedatangan beliau berjalan dengan lancar, tidak terjadi apapun. Selain itu kita juga melakukan penebalan peningkatan keamanan di terminal. Kita sudah kolaborasi dengan TNI/Polri untuk peningkatan pengamanan nanti. Dari kami juga ditambah bantuan TNI/Polri untuk melakukan pengawasan-pengawasan, beberapa titik atau spot jalur masuk kendaraan," ucapnya.

Jika ada yang menjemput, Haerul berharap jumlahnya masih dalam batas wajar. Sebab, saat ini masih dalam situasi pandemi dan jangan sampai terjadi klaster penularan Covid-19 di bandara.

"Kalau penjemputan silakan penjemputan, cuma dalam batas wajar saja gitu. Kalau kita mengimbaunya tidak terlalu banyak, jadi dalam jumlahnya tuh yang wajar saja misalkan 7-10 orang. Sekarang kan masih Covid gini. Kita mengantisipasi jangan sampai nanti malah jadi klaster juga kan jadi nggak bagus," tandasnya.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Jan 2021 17:13 WIB

Tiga Bulan Hilang, Jack Ma Muncul secara Online

Internasional

Jack Ma muncul secara online, tapi lokasinya dirahasiakan.

20 Jan 2021 16:58 WIB

Berkedok Jadi Pilot, Pria Ini Lakukan Sejumlah Penipuan

Kriminalitas

Aksi tipu-tipu berkedok pilot.

20 Jan 2021 16:45 WIB

Enam Fakta Rumah Tangga Celine Evangelista-Stefan William Retak

Hiburan

Celine Evangelista-Stefan William juga diisukan tak tinggal bersama.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...