Jelang Imlek, Umat Konghucu di Malang Lakukan Ibadah Bwee Gwee

10 Jan 2020 22:00 Jawa Timur

Jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2571, umat Konghucu di Kota Malang melaksanakan ibadah Bwee Gwee, pada Jumat 10 Januari 2020. Ibadah Bwee merupakan prosesi memanjatkan doa jelang tutup tahun, sekaligus menyambut Tahun Baru Imlek 2571.

Humas Yayasan Klenteng Eng An Kiong Bonsu Anton Triyono mengatakan, ibadah kali ini memanjatkan doa rasa syukur atas anugerah Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa. Bahwa negara dengan dua musim senantiasa memiliki hasil bumi yang melimpah.

"Kita ada dua musim, hukum Tuhan sangat baik. Tuhan karuniakan sumber daya yang melimpah dan pemerintahan yang maju. Maka doa kami menutup dan mengawali tahun semoga senantiasa demikian," tuturnya pada ngopibareng.id.

Setelah melaksanakan ibadah Bwee Gwee, prosesi selanjutnya yaitu pelaksanaan ibadah Cap Jie Gwee pada 16 Januari mendatang.

Bonsu Anton menjelaskan, ibadah Cap Jie Gwee merupakan upacara menghantar para Sien Bieng atau para suci di tiap sudut tempat ibadah yang ada di Klenteng Eng An Kiong.

"Setelah memanjatkan doa, jemaah akan berkeliling untuk mengantar para suci ke tiap-tiap sudut tempat ibadah. Karena para suci itu ada di mana-mana," ujarnya.

Berbagai prosesi tersebut merupakan rangkaian Imlek yang akan dilaksanakan pada 25 Januari mendatang. "Pesan imlek jagalah toleransi, keberagaman, hiduplah dengan damai," ucapnya.

Seperti diberitakan oleh ngopibareng.id sebelumnya, dalam rangkaian Imlek tahun ini, Bonsu Anton mengatakan akan mengundang komunitas Gusdurian untuk turut menyemarakkan Imlek bersama umat Konghucu.

"Di hari ke-15 ada tradisi Cap Go Meh, makan lontong Go Meh bersama, kalau di Islam kayak kupatan. Kami mengundang sekitar 200 Gusdurian dan juga masyarakat umum untuk ikut makan bersama," tuturnya, Kamis 9 Januari 2020.

Hadirnya Gusdurian dalam tradisi Cap Go Meh, terang Bonsu sekaligus sebagai bentuk perayaan haul Abdurahman Wahid atau Gus Dur.

"Kami minta agar nanti sahabat-sahabat dari Gusdurian untuk menampilkan kesenian Hadrah (rebana). Dari kami nanti juga akan menampilkan kesenian barongsai," ucapnya.

Dalam perayaan tahun baru Imlek ini, Bonsu Anton menitipkan pesan untuk selalu merawat keberagaman serta ikut memajukan perekonomian bangsa.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini