Asisten pelatih Persebaya, Wolfgang Pikal. (Foto: Haris/ngopibareng.id)

Jelang Hadapi PSIS, Status Pikal di Persebaya Belum Sah

Liga Indonesia 17 September 2019 13:25 WIB

Wolfgang Pikal hingga saat ini belum disahkan oleh operator kompetisi, Liga 1 2019 sebagai asisten pelatih Persebaya. Ia bersama dengan Alfred Riedl juga belum masuk dalam daftar pelatih tim berjuluk Bajul Ijo.

Saat bertandang ke markas Kalteng Putra, akhir pekan kemarin saja, Pikal tidak bisa mendampingi Ruben Sanadi dkk bermain dengan duduk di bench pelatih. Sebab, statusnya di Persebaya belum disahkan oleh PT LIB.

Jelang menghadapi PSIS Semarang, pada Jumat 20 September mendatang, Pikal berharap agar LIB segera mengeluarkan surat pengesahan bahwa dirinya adalah asisten pelatih di Persebaya.

"Ya saya berharap supaya cepat selesai, agar saya bisa di bench dampingi pemain bertanding," kata Pikal, Selasa 17 September 2019.

Namun, jika belum segera disahkan, Pikal mengaku tidak masalah. Sebab ia percaya kepada Bejo Sugiantoro selaku asisten pelatih bisa menghendel pemain, sesuai intruksinya.

"Tapi ada coach Bejo, dia sudah pengalaman. Setiap hari dia dengan tim sudah temani Persebaya di bangku cadangan dan latihan," tambah eks asisten pelatih Timnas Indonesia ini.

Hingga saat ini Pikal belum mengerti statusnya di Persebaya. Ia masih menunggu surat notifikasi terkait pengesahannya di tim Bajul Ijo.

"Belum tahu, dan belum pasti. Jelas saya ingin tapi juga perlu lihat situasi bagaimana," ujar Pikal.

Di sisi lain, Pikal mengatakan pelatih kepala Persebaya, Alfred Riedl akan tiba di Surabaya saat Persebaya bertandang ke markas Laskar Mahesa Jennar.

"Dia datang tetap tanggal 20 (September), ini kabar terbaru dari dia. Tapi bisa tanya ke agennya dia, karena dia lebih tahu dari pada saya," ucap Pikal.

Seperti diketahui, berdasarkan catatan pertemuan Persebaya dengan PSIS Semarang, kedua tim ini sudah empat kali bertemu di seluruh ajang. Hasilnya, tim berjuluk Bajul Ijo unggul dengan catatan dua kali kemenangan, satu kali kalah dan sekali hasil seri.

Penulis : Haris Dwi

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 May 2020 21:50 WIB

Arema FC Setuju Kompetisi Dilanjutkan Melalui Skema New Normal

Liga Indonesia

Beri catatan khusus kepada federasi

21 May 2020 13:40 WIB

Kompetisi Liga 1 Vakum, Pemain Arema FC Tidak Terima THR

Jawa Timur

Pencairan gaji dimajukan dari jadwal sebelumnya.

21 May 2020 06:28 WIB

FC Seoul Gunakan Boneka Seks sebagai Penonton

Dunia

FC Seoul terancam sanksi pengurangan poin dan dendaRp60 juta.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.