Agung Wicaksono saat menunjukkan mesin dryer dengan setelan gas bumi. (Foto: Rizal/ngopibareng.id)

Jebolan Australia Ini Sebut Biaya Jargas PGN Paling Murah

Teknologi dan Inovasi 25 September 2019 14:20 WIB

Pemilik Laundry So Clean Services Mojokerto, Agung  Wicaksono, berbagi pengalaman dengan pelanggan jargas di Kota Mojokerto. Pengusaha muda berusia 25 tahun ini mengatakan bahwa jargas PGN paling murah dibanding liquified petroleum gas (LPG).

“Saya tidak asal bicara. Saya sudah menghitung secara cermat keuntungan menggunakan energi baru terbarukan ini. Apalagi saya juga punya pengalaman saat tinggal di Australia dulu. Saya di sana pakai gas bumi juga,” terangnya jebolan Diploma of Electrical Engineering, Swinburne University dan Diploma of Automotive Engingeering Kangan Institute.

Saat masih tinggal di Australia, Agung sempat mencoba heater ruangan dengan tenaga listrik dan gas bumi. Dari keduanya, pengeluaran untuk membayar gas bumi jauh lebih murah ketimbang menggunakan listrik.

Agung juga telah membuktikan bahwa dengan memakai jargas PGN sejak sebulan terakhir, pengeluarannya untuk gas lebih sedikit. Saat masih memakai LPG, ia menghabiskan tiga tabung 12 kilogram dalam sebulan. Sedangkan menggunakan jargas PGN, ia hanya menghabiskan lebih kurang 70 m3.

Dengan asumsi harga LPG 12 kilogram per tabungnya sebesar Rp 150 ribu, Agung harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 450 per bulan. Sementara dengan menggunakan gas bumi, saat ini Agung hanya menghabiskan dana sebesar Rp 322 ribu sampai 330 ribu. Artinya, ia bisa menghemat sekitar Rp 120 ribu.

“Kan lumayan kalau bisa menghemat sebesar itu. Bisa dipakai beli bahan laundry atau keperluan lainnya,” kata pria yang pernah tinggal selama 7 tahun di Melbourne, Australia, ini.

Karena alasan itu pula, ia sengaja memesan alat pengering (dryer) pakaian dari AS dengan setelan gas alam, bukan LPG atau listrik. Selain digunakan untuk dryer, Agung juga memakai jargas PGN untuk setrika uap maupun kompor untuk mencuci pakaian dengan noda yang susah dihilangkan.

“Jadi saya sarankan kepada warga Kota Mojokerto supaya menggunakan jargas PGN. Bukan berniat promosi, tapi saya sendiri merasakan manfaat dan keuntungannya. Stop mengeluh, karena dengan tersambung dengan jargas PGN, Anda tak perlu repot-repot cari, keluar bensin untuk membeli gas tabung ke tempat lain. Apalagi dengar-dengar subsidi LPG rencananya akan dicabut,” katanya.

Penulis : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Jul 2020 15:15 WIB

Pelanggan Gasku di Batam Dapat Sembako dari PT Gagas Energi

Nasional

Sembako dibagikan di Batam.

29 Jun 2020 05:57 WIB

PGN Saka Terapkan Prosedur Kesehatan yang Ketat untuk Pekerja

Ekonomi dan Bisnis

Wajib test swab untuk pekerja rig sebelum bekerja.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...