Jawab Tantangan Industri 4.0, ITS Jalin Kerja Sama dengan Grab

22 Oct 2018 22:50 Teknologi & Inovasi

Guna meningkatkan inovasi di bidang teknologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjalin kerja sama dengan Grab Indonesia.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor ITS Prof Ir Joni Hernmana dan Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, Senin, 22 Oktober 2018 di Gedung Rektorat ITS.

Kerja sama ini untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0. Salah satunya yakni pengembangan di bidang teknik industri. "Melalui kerja sama ini saya rasa dapat membantu juga perkembangan teknik industri di ITS," kata Joni.

Joni pun mengaku bangga dapat bekerja sama dengan Grab Indonesia. Pasalnya, ia menilai jika Grab adalah salah satu perusahaan yang memiliki lingkungan bisnis yang sama dengan era revolusi 4.0.

"Sehingga melalui kerja sama ini, kesempatan terbuka lebar bagi mahasiswa yang mau beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, yakni melalui program magang," ujarnya.

Sementara itu, bagi Grab Indonesia, penandatanganan ini merupakan wujud untuk melaksanakan masterplan ‘Grab 4 Indonesia’ guna menciptakan lapangan kerja.

Selain itu, Grab juga bermaksud meningkatkan kapasitas talenta lokal di bidang teknologi informasi, technopreneurship dan inovasi teknologi.

"Grab memilih ITS sebagai PT pertama untuk menjalin kerja sama karena talenta mahasiswa ITS begitu luar biasa, hal ini dibuktikan dengan berbagai inovasinya," kata Ridzki.

Managing Director Grab dua dari kiri dan Rektor ITS Prof Joni Hermana dua dari kanan menunjukkan naskah MoU yang telah ditandatangani
Managing Director Grab (dua dari kiri) dan Rektor ITS Prof Joni Hermana (dua dari kanan) menunjukkan naskah MoU yang telah ditandatangani.

Dalam kerja sama ini, ada lima program yang akan dilaksanakan ke depannya, salah satunya adalah program magang bagi mahasiswa ITS.

Selain itu, melalui kerja sama ini, ITS dan Grab menyepakati akan adanya forum inovasi. Di mana, forum tersebut akan membahas perihal produk inovasi agar dapat dikomersilkan dan dipasarkan secara massal.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,  ITS juga akan membangun tiga lokasi pengambilan pesanan makanan melalui layanan pesan-antar makanan GrabFood berupa Grab-Booth.

Hal ini tentu akan mempermudah mitra pengemudi dalam mengantarkan pesanan makanan mahasiswa maupun karyawan di lingkungan kampus ITS.

Selain itu, seluruh karyawan ITS juga dapat menikmati layanan Grab fot Business melalui program Implementasi Grab for Business. Dalam layanan ini, para karyawan akan diberikan pilihan moda transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau.

Setelah berkendara, para karyawan ini akan mendapatkan struk elektronik dengan detail perjalanan yang lengkap dan selanjutnya akan dikirimkan ke e-mail karyawan ITS tersebut, untuk diklaim ke unit masing-masing yang ada di ITS.

"Manajemen ITS juga dapat melacak pengeluaran biaya perusahaan dan menganalisa perjalanan bisnis dari karyawan, serta membantu mengatur kebijakan transportasi bisnis yang tepat," kata Ridzki.

Selain penandatanganan MoU, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyampaian kuliah tamu oleh Executive Director Grab Indonesia, Ongki Kurniawan.

Dalam kuliah tamu di hadapan ratusan mahasiswa ITS tersebut mengambil tema Pengembangan Inovasi Grab. (amm)

Reporter/Penulis : Amanah Nur Asiah
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini