Tim Sulawesi Tenggara akhirnya menjadi juara Kejurnas 2018. foto;ist
Tim Sulawesi Tenggara akhirnya menjadi juara Kejurnas 2018. foto;ist

Jatim Terpuruk, Sultra Jawara Kejurnas Softball Putra

Ngopibareng.id Lain-lain 02 April 2018 06:43 WIB

Tim putra Sulawesi Tenggara akhirnya menjadi juara dalam Kejurnas Softball di Jogyakarta yang berakhir, Minggu 1 April 2018. Di babak final, Sultra mengalahkan Kalimantan Timur dengan skor 12-5.

Dengan hasil ini semakin memantapkan posisi tim Softball Sultra sebagai tim terbaik di Indonesia. Sebelumnya pada perhelatan PON XIX 2016 di Jawa Barat, anak asuh Apolonio Rossales ini juga berhasil merebut medali emas.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Sultra Pahri Yamsul mengatakan, hasil ini sangatlah di luar dugaannya. Sebab, sebelum berangkat ke Jogyakarta dirinya hanya menargetkan tim Softball Sultra masuk pagesistem saja di Kejurnas kali ini.

“Ini hasil yang sangat luar biasa buat saya. Sebab saya sama sekali tidak menyangka tim Softball Sultra mampu menunjukkan permainan terbaik dan menjadi juara di Kejurnas Softball 2018 kali ini,” ujarnya.

Pahri mengakui, sempat dibuat tegang ketika pertandingan dibabak final melawan Kalimantan Timur. Saat itu poin tim Softball Sultra berhasil disamakan 5-5 oleh Kalimantan Timur diining 5A. Tetapi Kadis Cipta Karya Sultra ini sangat salut dengan mental bertanding para atlet Softballl Sultra mampu kembali unggul dan menutup pertandingan diining 6B dengan skor 12-5.

Dengan hasil ini, lanjut mantan pesoftball andalan Sultra ini, pihaknya berharap prestasi tim Softball Sultra akan dapat lebih baik lagi kedepannya. Sebab untuk 2019 mendatang pihaknya menargetkan tim Softball Sultra bisa lolos ke PON XX di Papua tahun 2020.

“Softball Sultra telah membuktikan dua kali menjadi juara nasional, yang pertama di PON XIX dan kedua ini di Kejurnas Softball senior 2018. Kedepannya kami ingin lebih baik lagi yakni bisa mempertahankan medali emas PON,”tuturnya.

Sebaliknya, Jawa Timur yang meraih medali perak di PON 2016 justru mengalami kemunduran pesar. Tim asuhan Hery Soesilo itu bahkan tak bisa menembus babak pagesistem setelah menempati posisi ke empat di pool A hasil dari tiga kali kalah satu kali menang. (tom)

Penulis : Rahmad Utomo

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

21 Nov 2020 21:38 WIB

Pelatih Puslatda Jatim Sayangkan Wacana Pemangkasan Anggaran KONI

Lain-lain

Dinilai akan berdampak pada prestasi Jatim

19 Nov 2020 22:00 WIB

Anggaran KONI Dipangkas, Prestasi Jatim di PON Terancam

Jawa Timur

Anggaran KONI Jatim untuk PON akan dipangkas untuk penanganan pandemi

17 Nov 2020 19:30 WIB

Atlet PNN Jatim Jalani Tes Swab Kedua

Lain-lain

Anggota PNN menjalani tes swab di KONI Jatim dan RS Menur, Surabaya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...