Jalan Raya Gubeng Bisa Difungsikan Penuh Bulan Ini

18 Mar 2019 15:01 Surabaya

Jalan Raya Gubeng Surabaya segera bisa difungsikan seluruhnya. Jika sebelumnya hanya satu sisi saja yang dibuka, dalam bulan ini kedua sisi jalan sudah bisa dioperasikan.

Seperti diketahui, Jalan Raya Gubeng Surabaya yang mengalami ambles pada 18 Desember 2018 lalu tidak bisa difungsikan lantaran masih dalam perbaikan. Pihak kontraktor harus memastikan bahwa kondisi tanah sudah stabil.

Hal tersebut disampaikan oleh Humas Balai Besar Jalan Nasional Wahyu P Kuswanda, usai menggelar rapat koordinasi di Balai Kota Surabaya, Senin, 18 Maret 2019.

Wahyu mengatakan, Raya Gubeng itu siap difungsikan sepenuhnya dalam bulan ini. Namun, hal itu perlu menunggu persetujuan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

"Pembukaan ini ada dua (tahap) secara paralel, satu sisi Tim Pemkot akan melaporkan ke Bu Wali. Kami akan melaporkan ke BPJN, dan dari BPJN akan dilaporkan ke menteri. Minta izin untuk dibuka scara resmi," kata Wahyu.

Sembari menunggu persetujuan tersebut, kata Wahyu, pihak kontraktor Nusa Konstruksi Engineering bakal lebih dulu membangun pedestrian di sisi barat jalan.

"Yang jelas untuk minggu ini, keramik pedestrian dipasang, biar selesai semua, itu dikerjakan oleh PT NKE," ujarnya.

Pantauan di lokasi, kini Raya Gubeng yang bisa dilalui oleh pengendara hanya di sisi timur. Sementara, di sisi barat tetap ditutup sejak 28 Desember 2018 usai perbaikan, pasca ambles.

Lebih lanjut, Koordinator Pelaksana Proyek PT NKE, Yunus, mengatakan bahwa kelayakan dibukanya jalan Gubeng dapat dilihat dari elevasi tanah yang telah stabil.

Di masing-masing steel sheet pile pun, kata Yunus, telah diuruk tanah sehingga dapat memperkuat jalan tersebut dari kelongsoran serupa.

"Kalau saya sih hari ini pun siap (dibuka). Karena berdasarkan pengamatan kita sehari-hari secara teknis sudah siap. Dibuka empat lajur sudah aman," kata Yunus saat ditemui di Jalan Raya Gubeng.

Soal pemasangan pedestrian, Yunus memastikan akan dimulai pekan depan lantaran menunggu deformasi tanah dari pedesterian yang baru rampung.

 

"Kalau pemasangan keramiknya saja minggu depan sudah selesai," kata Yunus. (frd)

Penulis : Farid Rahman
Editor : Rizal A


Bagikan artikel ini