Bupati Pasuruan memimpin langsung penutupan jalan protokol. (Foto: Dok Humas)

Jalan Protokol dan Taman Dayu Pasuruan Ditutup

Ngopibareng Pasuruan 29 March 2020 09:17 WIB

Polres Pasuruan bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan menerapkan physical distancing (jaga jarak fisik). Uji Coba Pyhsical Distancing ini mulai diberlakukan mulai Sabtu, 28 Mare 2020 malam.

Untuk sementara, ada tiga lokasi yang dijadikan pilot project, yakni sepanjang Jalur Simpang 3 Pandaan, Perumahan Elit The Taman Dayu Pandaan, dan Jalan menuju Perumahan Alam Regency, Kecamatan Bangil.

Dari pantauan di lapangan, uji coba penerapan kawan Pyhsical Distancing ini, dipantau sendiri oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf; kemudian Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan; Danyonkav Beji, Letkol Kav Suntara Wisnu Budi; Sekda Agus Sutiadji; Asisten 1, Anang Saiful Wijaya dan pejabat lainnya.

Menurut Kapolres Rofiq, pemberlakukan physical distanding adalah tindak lanjut dari Maklumat Kapolri. Dimana Social distancing masih belum efektif, lantaran ditemukan masyarakat yang masih berkerumun atau mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Oleh karenanya, di wilayah hukum Polres Pasuruan, dalam seminggu, setidaknya ada tiga hari yang ditetapkan sebagai waktu pelaksanaan physical distancing. Yakni jumat, sabtu dan minggu. Jam nya pun sudah ditentukan, yakni Jumat, sabtu dan minggu malam mulai pukul 19.00-24.00 WIB.

"Kebijakan Pyhsical Distancing ini tak lain dalam rangka menjabarkan Maklumat Kapolri, bahwa membatasi diri yang tadinya social sistancing dirubah menjadi pyhsical distancing, karena penyebaran virus corona terus meningkat. Kita berlakukan mulai malam ini sampai semua kondisi bisa pulih seperti semula," katanya.

Dijelaskan Rofiq, dipilihnya 3 lokasi di Pandaan dan Bangil merupakan kesepakatan bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Dalam prakteknya, setiap warga yang akan memasuki kawan tersebut akan dibatasi. Begitu pula yang akan keluar, juga akan diseleksi dengan sangat ketat.

"Kita akan tanyakan, keperluan keluarnya apa. Kalau sangat urgent seperti membeli obat atau sembako, kami persilahkan. Tapi kalau tidak penting, kami suruh kembali ke rumahnya masing-masing," katanya.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf menegaskan bahwa dalam 3 hari ke depan, pihaknya mentargetkan penerapan kawasan physical distancing akan dilakukan hingga meluas ke 17 kecamatan lainnya. Hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya mengurangi kegiatan di luar rumah sebagai cara untuk menghindari penyebaran Covid-19 alias Virus Corona.

"Wabah ini tidak main-main. Ini pandemic dunia yang harus kita antisipasi bersama-sama. Social distancing saja tidak cukup, karena saya melihat masih banyak warga yang sepertinya kurang memahami. Bahkan lebih menyepelekan pentingnya social distancing. Maka dari itu, intruksi Pemerintah Pusat untuk penerapan physical distancing adalah solusi yang harus diperhatikan betul," katanya.

Dengan pemberlakukan Kawasan Pyhsical Distancing, Irsyad berharap bisa diikuti oleh seluruh elemen masyarakat se-Kabupaten Pasuruan sebagai cara melindungi diri dari Virus Corona. Sebab, selama ini masyarakat masih banyak yang menganggap enteng Virus Corona, sehingga bebas melakukan aktifitas apapun, di luar rumah.

"Ini tidak main-main. Tidak ada artinya kalau kita mala mini memberlakukan physical distancing, ternyata tidak diikuti oleh yang lainnya. Sekali lagi, jangan anggap remeh Virus Corona. Siapa saja bisa terkena. Yang sehat pun bisa terpapar, apalagi yang rentan. Maka dari itu, saya berharap ini dilaksanakan oleh semua masyarakat tanpa terkecuali," katanya.

Selama ini, Pemkab Pasuruan tak pernah berhenti untuk melakukan pendekatan dan sosialisasi pencegahan Virus Corona. Mulai dari peningkatan pola kebersihan dan kesehatan, menjaga imun tubuh dengan menkonsumsi sayuran, buah dan makanan yang bergizi, cuci tangan dengan sabun sampai bersih, hingga social distancing.

Kata Irsyad, dirinya juga sudah membuat Surat Edaran dan Intruksi kepada semua camat agar melarang semua kegiatan masyarakat yang mendatangkan banyak orang.

"Ini semua demi kebaikan kita bersama. Di daerah lain sudah ada yang positif corona. Maka dari itu, mari kita jaga keluarga kita dengan mengikuti seluruh protocol kesehatan yang ada, dan lakukan social disntancing maupun physical distancing," ujarnya. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Jun 2020 01:00 WIB

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI 4 Juni 2020

Pendidikan

Siswa SD-SMA Belajar dari Rumah materi matematika.

04 Jun 2020 00:40 WIB

Sinopsis Touch Your Heart, Jung Rok Masih Cinta Yoon Seo

ngopiK-pop

Putus cinta, Jung Ronk masih memikirkan Yoon Seo.

04 Jun 2020 00:20 WIB

VIP Gantikan Drakor The World of the Married

ngopiK-pop

Kisah pelakor jadi tema drakor VIP, tayang di Trans TV.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...