Kementerian Hukum Korea Selatan membuka kasus bunuh diri Jang Ja Yeon 9 tahun lalu.
Kementerian Hukum Korea Selatan membuka kasus bunuh diri Jang Ja Yeon 9 tahun lalu.

Jadi Budak Seks, Artis Korea Bunuh Diri

Ngopibareng.id Selebriti 07 June 2018 14:53 WIB

Publik Korea menuntut investigasi kasus pelecehan seksual berujung bunuh diri yang menimpa Jang Ja Yeon diusut kembali. Hal ini lantaran orang-orang yang tergabung dalam gerakan #MeToo semakin kuat di Korea.

Mereka adalah kelompok yang simpatik terhadap kasus Jang Ja Yeon. Pada Februari 2018, petisi Blue House dimulai dan ditandatangani lebih dari 230.000 orang. Isinya mendesak jaksa penuntut untuk menyelidiki kembali kasus Jang Ja Yeon.

Setelah 9 tahun berlalu, kini kasus kematian Jang Ja Yeon kembali diselidiki. Melansir KoreaBoo, Kamis (7/6), Kementerian Hukum Korea Selatan telah menunjuk jaksa penuntut untuk membuka kembali kasus Jang Ja Yeon yang paling menghebohkan tersebut. Kasus ini memiliki waktu dua bulan sebelum batasannya berakhir.

Jang Ja Yeon kiri pemeran Sunny di serial Boys Before FlowersJang Ja Yeon (kiri), pemeran Sunny di serial Boys Before Flowers.

Jang Ja Yeon adalah pemeran Sunny dalam drama Boys Before Flowers. Aktris kelahiran 25 Januari 1980 itu ditemukan tewas pada 2009 silam di rumahnya.

Jang Ja Yeon yang saat itu berusia 29 tahun dilaporkan memilih mengakhiri hidupnya karena depresi. Dalam sebuah pesan sebelum ia mengakhiri hidupnya, Jang Ja Yeon membeberkan rasa sakit yang dialaminya selama menjadi idola. Ia menjadi korban kekejaman industri hiburan di Korea Selatan.

Beredar isu bahwa aktris yang menjadi lawan main Lee Min Ho itu dipaksa melayani 31 pria. Lebih parah lagi, puluhan pria yang dilayani Jang Ja Yeon adalah pejabat dan orang penting di dunia hiburan Negeri Ginseng, diwartakan OneHallyu.

CEO dan manajer Jang Ja Yeon yang dihukum Sedangkan namanama yang ditulis dalam surat wasiat sang artis terkait bunuh dirinya lolos dari jerat hukumCEO dan manajer Jang Ja Yeon yang dihukum. Sedangkan nama-nama yang ditulis dalam surat wasiat sang artis terkait bunuh dirinya lolos dari jerat hukum.

Sebagai seorang aktris pendatang baru, Jang Ja Yeon tak bisa menolak karena itu permintaan dari manajemennya sendiri.

Namun sayangnya, kasus itu ditutup dengan kesimpulan bahwa kematian Jang Ja Yeon disebabkan oleh depresinya sendiri.

Hanya CEO Jang Ja Yeon dan manajernya yang didakwa atas kekerasan dan pencemaran nama baik. Sedangkan nama-nama lainnya yang disebut Jang Ja Yeon dibebaskan begitu saja.

CEO Jang Ja Yeon menerima 4 bulan penjara dan 1 tahun masa percobaan, karena menyalahgunakan sang aktris secara fisik. Sementara, sang manajer Mr Yoo menerima 1 tahun penjara, 2 tahun masa percobaan, dan 160 jam pelayanan masyarakat.

Jang Ja Yeon memulai debutnya sebagai model iklan TV pada 2006 . Sejak itu, ia mulai melebarkan sayapnya sebagai aktris dan muncul di beberapa drama dan film, diantaranya Boys Over Flowers dan Searching the Elephant.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Sep 2019 13:06 WIB

Kritik Dosen UIN Malang atas Desertasi Seks Bebas

Jawa Timur

Dosen UIN Malang anggap saat ini sudah tidak ada budak seksual

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...