MODERAT: Ngaji Bareng KH. Marzuki Mustamar dan Syeikh Samman Ahmad (Al-Azhar Mesir) di Musala PWNU Jatim. (Foto: ngopibareng.id)

Islam itu Ramah, Bukan Pemarah. Ini Pesan Syeikh Al-Azhar

Nasional 01 December 2018 19:15 WIB

Untuk menarik perhatian masyarakat, para juru dakwah harus mengutamakan akhlak yang baik. Sukses dakwah dalam perjalanan Islam di Indonesia, dilakukan dengan menghadirkan Islam yang ramah, murah senyum. Bukan wajah Islam yang garangatau marah-marah.

Demikian terungkap dalam Ngaji Bareng KH. Marzuki Mustamar dan Syeikh Samman Ahmad (Al-Azhar Mesir) di Musala PWNU Jatim, Sabtu 1 Desember 2018, usai Salat Maghrib.

Kehadiran Syeikh Samman Ahmad merupakan rangkaian dari dakwahnya di Indonesia, termasuk di Pondok Pesantren Al-Hikam Depok.

Ia mengungkapkan watak Islam yang berhasil dalam mengembangkan dakwahnya di seluruh dunia. Yakni, menerapkan konsep tawasuth (moderat, jalan tengah), tasamuh (toleran).

Ia mengungkapkan, Islam saat ini mendapat banyak serangan, baik dari kelompok kanan maupun kiri. Sehingga menjadikan wajah Islam kurang menarik dan seram.
AKRAB Syeikh Samman Ahmad AlAzhar Mesir disambut KH Marzuki Mustamar dan PWNU Jatim Foto ngopibarengidAKRAB: Syeikh Samman Ahmad (Al-Azhar Mesir) disambut KH. Marzuki Mustamar dan PWNU Jatim. (Foto: ngopibareng.id)

Hal itu telah menjadi ciri khas ajaran Islam ala Ahlussunnah Waljamaah yang berkembang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Syeikh Samman Ahmad mengucapkan terima kasih atas diterimanya di PWNU Jatim. Saat ini, pentingnya untuk menyampaikan dakwah Islam yang moderat dan adil.

"Kehadiran kami di sini, semoga mendapat ridho dan mendapat ganjaran dari Allah swt," tuturnya.

Ia mengungkapkan, Islam saat ini mendapat banyak serangan, baik dari kelompok kanan maupun kiri. Sehingga menjadikan wajah Islam kurang menarik dan seram.

"Nah, di sinilah pentingnya kita mengedepankan wajah Islam wasatha, Islam yang mengambil jalan tengah, moderat dan toleran," tuturnya.

"Menurut Ibnu Katsir, umat Islam dijadikan Allah sebagai umat yang baik, umat yang paling mulia, karena nabinya, Nabi Muhammad saw, dihadirkan mulia yang mengedepankan akhlak yang baik," tutur dosen Universitas Al-Azhar Mesir.(adi)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Apr 2020 11:47 WIB

19 Kiai Sepuh, Istighotsah Kubro Online Tolak Pandemi Covid-19

Islam Sehari-hari

Istighotsah Melawan Covid-19 dari Jatim untuk Dunia

25 Mar 2020 16:24 WIB

Para Ulama Mengawal Negara, Lawan Pandemi Corona

Khazanah

Gubernur Jatim Khofifah minta arahan ulama sepuh.

21 Mar 2020 01:06 WIB

6 Poin Penting Bahtsul Masail NU Jatim, Sikapi Pandemi Corona

Khazanah

Dianjurkan perbanyak istighfar dan baca Shalawat Nabi

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.